Kamar mandi perlu dijaga kebersihannya secara rutin. Jangan sampai kamar mandi dibiarkan kotor karena bisa menimbulkan lumut hingga jamur hitam (black mold) yang menempel di dinding.
Biasanya, jamur hitam yang muncul di kamar mandi disebabkan karena masalah besar, seperti pipa air yang bocor hingga rumah terendam banjir. Namun jangan salah, ada beberapa kebiasaan kecil yang juga bisa menyebabkan kamar mandi dipenuhi black mold.
Oh ya, jangan anggap remeh jamur hitam di dalam rumah. Black mold dapat melepaskan spora yang dapat membahayakan kesehatan, seperti mengganggu sistem pernapasan, alergi parah, iritasi kulit, hingga memicu infeksi paru-paru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa yang menyebabkan jamur hitam bisa muncul di kamar mandi? Simak di bawah ini.
Kebiasaan Kecil Ini Bikin Jamur Hitam Tumbuh di Kamar Mandi
Dikutip dari Good Housekeeping, salah satu kebiasaan kecil yang menyebabkan jamur hitam muncul adalah sering menutup pintu kamar mandi setelah dipakai. Jika dilakukan 1-2 kali tidak masalah, tapi kalau keseringan maka berpotensi menyebabkan pertumbuhan black mold.
"Menutup pintu dapat menyebabkan kelembapan tinggi di dalam kamar mandi, dan di mana pun ada kelembapan, maka pertumbuhan jamur akan meningkat," kata ahli di bidang Perawatan dan Pembersihan Rumah, Carolyn Forte.
Memang, menutup pintu kamar mandi setelah digunakan tidak secara otomatis menyebabkan pertumbuhan jamur hitam. Akan tetapi kebiasaan itu yang justru mempermudah jamur untuk tumbuh.
Seiring waktu, udara di kamar mandi akan terasa lembap sehingga menimbulkan jamur hitam. Awalnya memang hanya sedikit, tapi lama-lama jumlahnya bisa banyak dan tentu sangat berbahaya bagi manusia.
Forte menyarankan untuk membiarkan pintu kamar mandi terbuka setelah dipakai, terutama saat setelah mandi. Biarkan uap keluar dari dalam sehingga dapat mengurangi kelembapan.
"Jika memungkinkan, selalu lebih baik untuk membiarkan pintu kamar mandi terbuka agar uap dapat keluar. Semakin cepat kering kamar mandi, maka semakin kecil kemungkinan jamur hitam tumbuh," ujarnya.
Forte menyarankan untuk membuka pintu kamar mandi selebar mungkin agar uap lebih cepat keluar. Lebih bagus lagi jika memasang exhaust fan sehingga dapat mengeluarkan udara lembap dari kamar mandi.
"Buka pintu dan nyalakan kipas ventilasi, semakin cepat uap air dan kelembapan keluar dari ruangan, maka semakin baik dalam menunda pertumbuhan jamur hitam," ungkap Forte.
Jika tidak memiliki exhaust fan di kamar mandi, bisa juga menggunakan kipas angin agar kelembapan bisa keluar dari kamar mandi. Kata Forte, yang terpenting adalah dapat mengeluarkan uap dengan cepat supaya mencegah risiko munculnya jamur hitam.
"Hal yang terpenting adalah memastikan udara mengalir, baik dengan membuka pintu kamar mandi, jendela, atau kipas yang mengarah ke luar. Aliran udara adalah yang terpenting," imbuh Forte.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(ilf/das)









































