Lantai Sudah Dipel Berulang Kali Kok Masih Bau Amis? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Lantai Sudah Dipel Berulang Kali Kok Masih Bau Amis? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

ilham fikriansyah - detikProperti
Jumat, 10 Apr 2026 11:45 WIB
Ilustrasi mengepel lantai
Ilustrasi mengepel lantai. Foto: Freepik/freepik
Jakarta -

Agar lantai rumah bersih dan wangi sebaiknya dipel secara rutin. Mengepel lantai dapat menggunakan cairan pembersih khusus supaya efektif mengangkat kotoran.

Namun, lantai yang sudah dipel justru malah tercium bau amis yang tidak sedap. Bahkan lantai yang sudah dipel berulang kali pun masih tercium aroma amis.

Kondisi ini tentu bikin tidak nyaman penghuni rumah karena aroma amis yang menyengat. Meski lantai dikatakan sudah bersih, tapi sayangnya bau tersebut mengganggu indra penciuman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, apa yang menyebabkan lantai masih bau amis walau sudah dipel berulang kali? Simak penjelasannya berikut ini.

Penyebab Lantai Bau Amis Meski Sudah Dipel Berkali-kali

Dikutip dari catatan detikProperti, berikut sejumlah penyebab lantai rumah tercium bau amis meski sudah dipel berulang kali.

ADVERTISEMENT

1. Air Pel Kotor

Penyebab yang pertama karena air yang digunakan untuk mengepel lantai sudah kotor. Biasanya, air pel harus diganti maksimal tiga kali setelah digunakan.

Apabila air pel sudah berubah warna jadi hitam dan tercium aroma tidak sedap, lebih baik diganti dengan yang baru. Tambahkan juga cairan pembersih lantai agar lebih wangi.

2. Kain Pel Kotor

Terkadang penghuni rumah tidak sadar kalau kain pel sudah kotor. Ciri-cirinya yang bisa dilihat adalah noda hitam di kain dan muncul bau amis.

Seharusnya kain pel dibersihkan setiap kali digunakan untuk mengepel lantai. Namun jika sudah sangat kotor, sebaiknya kain pel diganti dengan yang baru.

3. Ember Kotor

Selain air dan kain pel, terkadang ember yang dipakai untuk mengepel lantai juga sudah kotor. Jika muncul noda hitam atau lumut di sekitar ember, maka tandanya sudah harus dibersihkan.

4. Tidak Pakai Cairan Pembersih

Bisa saja lantai jadi bau amis karena lupa menggunakan cairan pembersih khusus lantai. Jadi, air bersih saja tidak cukup untuk mengatasi lantai kotor sehingga harus menggunakan cairan pembersih.

5. Cara Mengepel yang Kurang Tepat

Metode mengepel lantai yang kurang tepat juga memicu bau amis. Pastikan menggunakan alat dan teknik mengepel sesuai dengan jenis lantai. Lantai keramik bisa dibersihkan menggunakan berbagai kain pel.

Apabila menggunakan kain pel dengan kepala berupa rumbai-rumbai, lakukan gerakan menyerupai angka delapan. Sementara pel berupa spons, penghuni bisa melakukan gerakan maju mundur buat mengepel lantai.

Itulah beberapa penyebab lantai bau amis meski sudah dipel. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini




(ilf/abr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads