Aluminium foil bisa menjadi opsi untuk membuat rumah yang adem. Bahan ini biasa digunakan sebagai peredam panas di atap.
Direktur Mortar Indonesia sekaligus praktisi konstruksi Taufiq Hidayat menjelaskan aluminium foil merupakan material tambahan yang digelar sebelum memasang penutup atap. Bahan ini efektif meredam hawa panas yang menembus penutup atap menuju plafon.
"Panas diredam lagi sama lapisan aluminium foil itu. Menyerap lagi panas ke situ, jadi panasnya ke bawah itu berkurang," kata Taufiq kepada detikProperti, Minggu (26/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semua jenis rumah dengan berbagai jenis rangka atau penutup atap bisa menggunakan aluminium foil. Ia merekomendasikan rumah di iklim tropis seperti Indonesia untuk pasang aluminium foil agar suhu ruangan tidak terlalu tinggi.
Kelebihan Pakai Aluminium Foil di Atap
Ini sederet kelebihan menggunakan aluminium foil di atap.
1. Meredam Panas
Taufiq mengatakan aluminium foil efektif meredam hawa panas ke dalam rumah. Hawa panas dari atap berkurang sehingga suhu ruangan tidak terlalu tinggi.
2. Meredam Suara
Aluminium foil dapat mengurangi suara berisik ketika hujan. Hal ini terutama pada jenis aluminium foil yang memiliki lapisan busa, sedangkan yang satu lapis hanya meredam sedikit suara.
3. Meminimalisir Bocor
Selain itu, aluminium foil dapat menahan air hujan yang bocor. Dengan begitu, air tersebut tidak sampai masuk ke dalam ruangan.
4. Hemat Listrik
Lapisan atap ini mampu meredam panas sehingga rumah menjadi adem. Alhasil, penggunaan AC menjadi tak terlalu berat jadi bisa hemat listrik.
Kekurangan Pakai Aluminium Foil di Atap
Sebagai pertimbangan, berikut ini kekurangan memasang aluminium foil di atap.
1. Nggak Ketahuan Kalau Atap Bocor
Penggunaan aluminium foil memang meminimalisir tetesan bocor akibat hujan sebelum menembus sampai melalui plafon rumah. Namun, penghuni rumah tidak akan tahu kalau atap mengalami kebocoran karena tak terlihat bekas air.
2. Tambahan Biaya
Pemilik rumah perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pasang aluminium foil. Biaya pasang aluminium foil bervariasi tergantung pemilihan bahan, ukuran atap, ketinggian bangunan, lokasi rumah, hingga lama pengerjaan.
Biaya Pasang Aluminium Foil di Atap
Taufiq mengatakan biaya pasang aluminium foil bervariasi tergantung pemilihan bahan, ukuran atap, ketinggian bangunan, lokasi rumah, hingga lama pengerjaan. Ia memberikan gambaran, biaya borongan pasang aluminium foil dari nol bisa Rp 80 ribu per meter persegi hingga Rp 180 ribu per meter persegi.
Harga material juga beragam, ada yang Rp 20-30 ribu per meter persegi. Hal ini tergantung pada jenis aluminium foil yang dipilih.
Untuk atap yang sudah terbangun, bisa pasang aluminium foil dengan dibongkar dulu. Taufiq menyebut jasa bongkar genteng dan penutup atap sekitar Rp 50 ribu per meter persegi.
Kemudian, aluminium foil digelar dan ditutup kembali penutup atapnya. Jasa pasang atap dan alumunium foil mulai sekitar Rp 60 ribu per meter persegi.
Simulasi Pasang Aluminium Foil di Atap
Sebagai contoh, berikut ini simulasi biaya pasang aluminium foil untuk rumah tipe 36. Taufiq mengatakan rumah tipe 36 biasanya memiliki luas atap sekitar 60 meter persegi.
Berikut ini biaya pasang aluminium foil untuk atap yang baru akan dibangun. Untuk aluminium standar berupa satu lapis harga borongannya Rp 80 ribu per meter persegi.
Biaya Pasang Aluminium Foil: 60 m2 x Rp 80.000 = Rp 4.800.000
Jadi biaya pasang lapisan aluminium foil saat pembangunan atap baru sekitar Rp 4,8 juta. Perlu diingat biaya tersebut hanya perkiraan.
Itulah informasi seputar pemasangan aluminium foil di atap.
(dhw/zlf)










































