Infografis: Jangan Nekat Masuk Rumah, Jika Sehabis Gempa Muncul Tanda Ini

Infografis: Jangan Nekat Masuk Rumah, Jika Sehabis Gempa Muncul Tanda Ini

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Senin, 08 Jun 2026 19:16 WIB
Inforgrafis cara cek kondisi keamanan rumah setelah gempa
Foto: Inforgrafis ini dibuat menggunakan NotebookLM dengan sumber detikProperti
Jakarta -

Gempa besar tidak hanya mengancam keselamatan diri, tetapi juga berisiko pada ketahanan bangunan. Bangunan setinggi atau semegah apa pun jika konstruksi dan penyangganya tidak tahan terhadap getaran, berpotensi rusak dan ambruk.

Oleh karena itu, setelah gempa mereda dan situasi dinyatakan sudah aman, jangan buru-buru masuk ke rumah. detikers harus waspada dan mengecek kondisi bangunan.

Ada lho tanda-tanda bangunan yang rusak atau mau ambruk setelah gempa. Tanda-tanda tersebut umumnya bisa dilihat dengan mata telanjang. Menurut Direktur Mortar Indonesia sekaligus praktisi konstruksi Taufiq Hidayat, begini cara mengeceknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Lihat Struktur Kolom, Tiang, Beton

Sebelum masuk ke rumah, perhatikan dulu bentuk dari depan atau dari jauh. Apakah ada yang rusak pada bagian penopang rumah, seperti kolom, tiang, atau betonnya. Lalu, cek juga posisinya apakah sama saja atau mengalami kemiringan.

ADVERTISEMENT

Jika kondisinya berbeda dari sebelum gempa, jangan masuk ke dalam. Khawatir apabila ada pergerakan pada pintu atau gempa susulan, rumah langsung ambruk.

2. Cek Bagian Dalam Rumah

Jika bagian luar baik-baik saja, coba masuk. Lalu, perhatikan apakah ada retakan atau tidak pada dinding, atap, hingga lantai.

"Retak biasa itu, kalau retak yang tidak menyebabkan komponen strukturnya atau bangunannya itu geser, pindah tempat," jelas Taufiq kepada BeritaKlik pada Senin (8/6/2026).

Taufiq mengatakan jika muncul retak halus, kemungkinan kerusakan tidak pada struktur bangunan. Kerusakan pada non-struktural, masih cukup aman bagi bangunan. Sementara, kerusakan pada struktur bangunan umumnya berada di sudut-sudut rumah.

"Nah, menopang bangunan itu biasanya tiang. Tiang itu biasanya ada di sudut-sudut ruangan. Sudut ruangan tuh yang misalnya dinding ketemu di sudutan dinding," ujarnya.

3. Cek Pipa dan Gas

Setelah itu, cek juga pipa air, pipa gas, atau gas yang ada di dapur. Taufiq mengatakan kerusakan pada area tersebut memang tidak bisa dilihat secara kasat mata karena lokasinya di bawah tanah.

Sebagai gantinya, cek apakah apakah ada kebocoran. Apabila terjadi kebocoran air, biasanya ada area yang tiba-tiba basah atau air cepat habis. Sementara, untuk mengetahui jika ada pipa gas yang rusak, akan tercium bau menyengat.

"Tanda pipa, misalnya pipa air ya bocor, ada rembesan air di dinding, wah ini bocor nih. Karena dindingnya bergeser, dindingnya retak, pipanya kan ada sambungan-sambungan tuh. Itu bisa alami kerusakan juga," tuturnya.

Jika rumah aman, tetapi kedua saluran bawah tanah ini muncul tanda-tanda aneh, secepatnya harus melapor ke ahlinya untuk segera dicek dan diperbaiki.

4. Cek Kelistrikan

Terakhir, saat masuk ke rumah jangan coba-coba memegang benda apa pun yang tersambung ke listrik. Cek dulu ke tetangga apakah ada pemadaman listrik atau tidak.

Jika ada, cepat amankan elektronik yang mungkin masih tersambung ke stopkontak dan jangan lakukan apa pun, tunggu sampai listrik menyala kembali. Laporkan kepada PLN apa pun tanda aneh yang terjadi pada kelistrikan di rumah.

Itulah beberapa cara untuk mengetahui tanda rumah rusak setelah gempa, semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita BeritaKlik Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads