Sebelum pergi meninggalkan rumah, penghuni biasanya mematikan lampu yang ada di kamar tidur, dapur, hingga ruang tamu. Tujuannya agar menghemat listrik sekaligus mencegah lampu cepat rusak karena terus-terusan menyala.
Meski begitu, sebagian orang menilai tak perlu mematikan semua lampu sebelum pergi meninggalkan rumah. Justru lampu sengaja dibiarkan menyala agar saat kembali di malam hari hunian tidak gelap gulita.
Lantas, apakah sebaiknya mematikan lampu atau membiarkannya tetap menyala sebelum pergi meninggalkan rumah?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pakar kelistrikan dari Rayburn Electric Cooperative, Gentry Ewing mengatakan lampu sebaiknya dimatikan jika meninggalkan rumah, baik dalam hitungan jam maupun hari. Meski terdengar sepele, tapi membiarkan lampu menyala terus-menerus bikin listrik boros.
"Membiarkan lampu menyala mungkin dianggap bukan masalah besar saat itu, tapi tagihan listrik bisa membengkak seiring waktu, terutama jika lampu menyala di beberapa ruangan," ungkap Ewing dikutip dari Better Homes & Gardens.
Senada dengan Ewing, pakar kelistrikan dari JascoPro Joshua Roberson menyebut lampu ruangan sebaiknya dimatikan meski pergi meninggalkan rumah dalam waktu sebentar saja.
"Jika Anda meninggalkan rumah selama lebih dari beberapa menit, tetap merupakan kebiasaan yang baik untuk mematikan lampu," ungkap Roberson.
Jenis lampu yang digunakan juga menentukan apakah sebaiknya dimatikan atau tidak ketika meninggalkan rumah. Kalau lampunya sudah LED, sebenarnya bisa saja membiarkan lampu menyala selama beberapa jam karena lampu jenis ini diklaim hemat energi.
"Mematikan lampu saat Anda meninggalkan ruangan dapat membantu menghemat energi, tetapi dengan pencahayaan LED yang modern jauh lebih hemat daripada lampu bohlam pijar atau halogen," tutur Roberson.
Roberson tetap menyarankan lampu dimatikan saat pergi meninggalkan rumah walau sudah mengusung LED modern. Sebab, penerangan di rumah tidak hanya di satu titik saja, sehingga kalau seluruh lampu menyala tetap akan boros listrik.
Penggunaan Lampu Otomatis Demi Hemat Listrik dan Keamanan Rumah
Ilustrasi menyalakan lampu Foto: Getty Images/iStockphoto/Pheelings Media |
Sejumlah penghuni sengaja menyalakan lampu sebagai bentuk pencegahan agar hunian tidak dimasuki maling. Ewing menilai tindakan tersebut tidak salah karena merupakan bentuk preventif.
Supaya tagihan listrik tidak boncos karena lampu terus menyala, Ewing menyarankan beralih ke lampu otomatis. Lampu ini akan hidup saat gelap dan mati ketika suasana terang karena memiliki sensor canggih.
"Lampu teras, penerangan tangga, atau lampu sensor gerak di halaman punya tujuan penting agar hunian tidak gelap. Tapi untuk hal lainnya, tidak ada alasan untuk membiarkan lampu menyala jika tidak digunakan," imbuh Ewing.
Bisa juga menggunakan lampu sensor gerak yang dipasang di depan pagar atau carport rumah. Lampu ini akan menyala secara otomatis ketika mendeteksi adanya gerakan manusia.
Itulah penjelasan soal mematikan lampu saat pergi meninggalkan rumah. Semoga bermanfaat!
(ilf/das)










































