Tidak sembarangan sampah atau limbah bisa dibuang ke bak cuci piring atau wastafel. Hal tersebut berbahaya dan bisa menyebabkan kerusakan pada pipa pembuangan.
Salah satu limbah yang dilarang dibuang adalah air panas. Pasti banyak orang mengira air tidak akan merusak pipa karena memang sering dialiri, tetapi jika bersuhu tinggi, tentu beda cerita. Apalagi air sudah bercampur dengan minyak dan lemak.
Berbagai jenis material pipa pembuangan tidak akan kuat jika terlalu sering terkena air panas. Dilansir Southern Living, rata-rata pipa pembuangan dirancang hanya bisa menahan air panas 140 derajat yang keluar dari keran, tidak lebih dari itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suhu air panas yang dibuang memang tidak akan sampai 140 derajat, tetapi jika terkena terlalu sering, kondisi pipa akan menurun, seperti dindingnya meleleh atau melengkung karena tidak kuat terhadap panas.
Pipa dari bahan PVC disebut tahan panas, tetapi mengingat materialnya dari campuran plastik, tidak ada jaminan bisa bertahan jika terlalu sering disiram air panas.
Air panas tetap dapat mengakibatkan kebocoran, penyumbatan karena ada area di mana sampah bisa tersumbat di dinding pipa. Kondisi dalam pipa ini bisa bertambah buruk jika penggunanya sering membuang minyak dan lemak.
Cara Membuang Air Panas yang Benar
Sebenarnya ada cara yang lebih aman untuk membuang air panas di rumah. Biarkan saja air di wadahnya selama 10-15 menit hingga tidak terlalu panas. Jika tidak dimasak bersama minyak atau tidak mengandung lemak, air panas bisa dibuang ke wastafel perlahan sembari menyalakan air biasa. Cara ini bisa menurunkan suhu.
Jika air mengandung lemak atau minyak, lebih baik dibuang di tempat khusus dan dikumpulkan hingga penuh, baru setelah itu dibuang ke tempat sampah di luar rumah.
Bagaimana jika pipa sampai mampet? Tukang ledeng menyarankan untuk bersihkan pipa saluran air untuk melihat seberapa parah sumbatan. Jika ternyata tetap tersumbat, gunakan alat penyedot (plunger) atau memanggil tenaga ahli.
Itulah alasan kenapa air panas tidak bisa dibuang ke wastafel, semoga membantu.
(aqi/aqi)











































