Akhir-akhir ini PLN melakukan pemadaman listrik bergilir di sejumlah daerah. Namun, keputusan ini mendapat banyak sorotan karena dilakukan tanpa pemberitahuan alias tiba-tiba dengan jangka waktu yang tidak diketahui.
Rumah tanpa listrik meskipun itu di siang hari tentu menyulitkan. Banyak aktivitas sehari-hari dan bisnis yang harus berhenti karena tidak memiliki cadangan energi untuk mengganti listrik yang mati.
Selain itu, ada hal lain yang tak kalah penting yang harus diperhatikan nih detikers. Saat listrik mati, perangkat listrik di rumah juga bisa kena dampaknya lho.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut spesialis keselamatan listrik sekaligus dosen kelistrikan di Politeknik Negeri Jakarta, A Damar Aji, kondisi listrik yang tiba-tiba mati akan memicu terjadinya arus transien atau perubahan aliran listrik sementara yang biasa muncul cepat dan singkat. Hal ini mengejutkan perangkat elektronik. Untungnya, perangkat elektronik saat ini sudah dibuat untuk dapat kebal terhadap kondisi tersebut.
Tapi jangan senang dulu, hal yang jauh lebih berisiko dan membuat kerusakan pada perangkat elektronik adalah pada saat listrik kembali menyala. Ketika itu, akan terjadi arus listrik yang jauh lebih besar.
"Yang sangat mungkin berpotensi merusak bukan saat pemadaman, tapi saat penyalaan yang transiennya lebih besar arena adanya arus start," katanya kepada BeritaKlik pada Minggu (21/6/2026).
Oleh karena itu, ketika listrik kembali menyala ada perangkat elektronik yang bergetar seperti badan yang tersetrum. Damar mengatakan hal tersebut terjadi karena tegangannya belum stabil akibat dari arus start tadi.
Lantas, bagaimana untuk mencegah perangkat elektronik di rumah tetap aman?
Damar mewajibkan untuk langsung mencabut semua kabel dari stopkontak tepat setelah listrik padam. Ini bukan tindakan menghemat energi, melainkan penyelamatan kondisi perangkat elektronik di rumah yang nilainya tentu tidak murah.
"Tapi untuk jaga-jaga lebih baik peralatan dilepas dari stopkontak jika tidak digunakan," katanya kepada BeritaKlik pada Minggu (21/6/2026).
Setelah listrik kembali dinyalakan, baru kabel kembali disambungkan ke stopkontak dan lampu dihidupkan.
"Jadi saat padam lepas peralatan listrik yang mahal supaya saat start (listrik) nyala, aman," imbuhnya.
Ia mengatakan tidak ada spesifik perangkat elektronik yang berpotensi besar rusak. Semua bisa berisiko. Oleh karena itu, perlakuannya harus sama saat tiba-tiba terjadi pemadaman listrik.
Itulah hal yang harus dilakukan pada perangkat elektronik ketika ada pemadaman listrik tiba-tiba, semoga membantu.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/ilf)











































