Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros Diduga Telah Jatuh dan Meledak

Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros Diduga Telah Jatuh dan Meledak

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Sabtu, 17 Jan 2026 18:04 WIB
Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko.
Foto: Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko. (Reinhard/detikSulsel)
Maros -

Pesawat jenis ATR 42-500 (sebelumnya ditulis ATR-400) yang dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga kuat telah jatuh dan meledak. Hingga kini, tim SAR gabungan terus berupaya memastikan lokasi jatuhnya pesawat dengan mengecek area yang diduga menjadi titik kecelakaan.

"Kemungkinan besarnya itu (jatuh)," ujar Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Bangun Nawoko kepada wartawan di Kantor Basarnas Makassar, Sabtu (17/12026).

Mayjen Bangun Nawoko mengungkapkan bahwa kecurigaan pesawat ATR 42-500 tersebut telah terjatuh setelah pihaknya menerima laporan adanya suara ledakan diduga berasal dari lokasi jatuhnya pesawat. Selain itu, pihaknya juga menerima laporan adanya titik api.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Inilah yang sedang dipastikan. Tetapi kecurigaan kita karena di situ kan hutan lebat, tetapi ada titik api yang cukup besar," kata Mayjen Bangun.

ADVERTISEMENT

Mayjen Bangun Nawoko turut menduga pesawat yang jatuh telah meledak. Namun, dia menegaskan dugaan tersebut masih berupaya diselidiki.

"Sepertinya seperti itu (pesawat meledak), tapi kita akan pastikan dulu sampai tim darat maupun Heli Karakal ini bisa memastikan apakah itu exact location-nya ataupun bukan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, pesawat ATR 42-500 milik milik Indonesia Air Transport hilang kontak di kawasan Leang-leang, Maros pada sabtu (17/1) sekitar pukul 13.17 Wita. Personel Basarnas sudah menuju lokasi melakukan pencarian.

Pesawat ini diketahui membawa 11 orang. Mereka terdiri dari 8 orang kru dan 3 orang penumpang.

Dirangkum detiksulsel, data 8 kru dan 3 penumpang di pesawat ATR yang hilang kontak di Maros:

Kru Pesawat

  • Capten Andy Dahananto
  • Second in Command (SIC) First Officer (FO) Yudha Mahardika
  • Ex-Check Unit Captain (XCU) atau seorang kapten senior, Sukardi
  • Flight Operation Officer (FOO) Hariadi
  • EOB. Franky D Tanamal
  • EOB. Junaidi
  • Flight Attendant (FA) Florencia Lolita
  • Flight Attendant (FA) Esther Aprilita S

Penumpang

  • Mr. Deden
  • Mr. Ferry
  • Mr. Yoga



(hmw/hmw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads