Rumah Anggota Polisi di Barru Kebakaran gegara Lilin Ulang Tahun

Rumah Anggota Polisi di Barru Kebakaran gegara Lilin Ulang Tahun

Ardiansyah - detikSulsel
Rabu, 04 Feb 2026 10:34 WIB
Rumah anggota polisi bernama Budi (44) di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), terbakar akibat lilin kue ulang tahun.
Foto: Rumah anggota polisi bernama Budi (44) di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), terbakar. (dok. istimewa)
Barru -

Rumah anggota polisi bernama Budi (44) di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), terbakar akibat lilin kue ulang tahun. Beruntung api hanya menghanguskan satu kamar beserta isinya.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Andi Abdul Kadir T Sessu, Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru pada Selasa (3/2) sekitar pukul 20.45 Wita. Kamar yang terbakar dikontrakkan dan dihuni tiga orang pelajar.

"Objek yang terbakar berasal dari sebuah kasur dalam kamar yang menyebabkan kamar tersebut beserta isinya ikut terbakar," ujar Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Barru, Adhy Fatriah kepada detikSulsel, Rabu (4/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adhy mengatakan kebakaran bermula saat penghuni kamar sedang merayakan ulang tahun. Mereka meletakkan kue ulang tahun di atas tempat tidur di dalam kamar berukuran sekitar 2x3 meter.

"Satu orang ulang tahun, dia siapkan kue dengan lilin. Setelah tiup lilin, dia tidak sangka itu lilin menyala ulang. Lilin itu meleleh sampai ke bawah ke tempat tidur karena diletakkan di atas kasur," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Api kemudian dengan cepat merambat ke bagian plafon kamar. Beruntung, penghuni rumah segera menyadari munculnya api dan langsung meminta bantuan warga sekitar serta menghubungi Damkar.

"Plafonnya sudah mulai menyebar (apinya), untung sempat dia minta tolong dan dekat juga dengan posko kami, jadi aman. Kondisinya satu kamar saja yang habis," jelas Adhy.

Sebanyak tiga unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke seluruh bagian rumah atau bangunan di sekitarnya.

"Iya kita kerahkan 3 unit armada damkar. Setelah ditangani, api berhasil dipadamkan," katanya.

Adhy mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kamar itu dihuni tiga orang pelajar bernama Alika (12), Annisa (16), dan Muh Daisal (14).

"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 10 juta. Saat ini situasi sudah dalam keadaan aman dan kondusif," pungkas Adhy.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads