Pilu bocah perempuan penjual tisu inisial NS (8) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) tewas ditabrak alat berat. Korban saat itu menjual karena tidak ada nasi di rumahnya untuk dimakan.
Dari video dilihat BeritaKlik, Jumat (6/2) tampak sang ibu terlihat menangis histeris sambil memeluk jasad korban usai terjadi kecelakaan. Terdengar sang ibu mengaku bahwa anaknya menjual tisu karena tidak ada makanan di rumah.
"Saya suruh pergi (jual tisu) karena dia tidak mau makan kalau tidak ada nasi. Anakku Najwa, ko tinggalkanmi mama. Najwa sadarko ini mama," kata ibu korban dengan histeris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Kendari AKP Kevin Fahri Ramadhan mengungkapkan alat berat dan operatornya berinisial ZA (36). Ia mengatakan kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan.
"Sementara kita sedang proses penyidikan," kata Kevin kepada BeritaKlik, Jumat (6/2/2026).
Kevin mengatakan peristiwa tersebut bukan tabrak lari. Namun operator alat berat tersebut mengaku tidak mengetahui jika telah menabrak korban hingga tewas di lokasi kejadian.
"Untuk operator berdasarkan keterangannya tidak kabur. Melainkan tidak sadar kalau alat beratnya melindas korban," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan terjadi di perempatan PLN Wuawua, Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia, Kendari, Kamis (29/1) malam. Belakangan diketahui jika korban NS ternyata tewas usai menjadi korban tabrak lari alat berat.
"Yang terlibat kecelakaan (menabrak NS) adalah alat berat jenis loader," kata Kasatlantas Polresta Kendari AKP Kevin Fahri Ramadhan kepada BeritaKlik, Minggu (1/2).
(ata/ata)
