Bayi 9 Bulan Asal Filipina Terdampar 13 Hari di Buol Makan Biskuit-Air Hujan

Sulawesi Utara

Bayi 9 Bulan Asal Filipina Terdampar 13 Hari di Buol Makan Biskuit-Air Hujan

Fistel Arlando Mukuan - detikSulsel
Selasa, 24 Feb 2026 15:02 WIB
15 WNA Filipina yang terdampar selama 13 hari di pesisir tak berpenghuni di Kabupaten Buol saat tiba di Rudenim Manado.
Foto: 15 WNA Filipina yang terdampar selama 13 hari di pesisir tak berpenghuni di Kabupaten Buol. (Fistel/BeritaKlik)
Manado -

Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Manado menerima 15 orang Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina, yang terdampar selama 13 hari di pesisir tak berpenghuni di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng). Salah satunya ada bayi 9 bulan yang bertahan dengan hanya mengonsumsi biskuit dan air hujan.

"Kami menyerahkan 15 orang warga Filipina di Rudenim Manado, 7 orang dewasa dan 8 anak," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).

Akmal menjelaskan 15 WNA Filipina ini terdampar di pesisir Kabupaten Buol yang tanpa penghuni. Mereka terdampar selama 13 hari sebelum ditemukan oleh nelayan pada Senin (26/1).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka dari Malaysia, saat perjalanan kembali ke Filipina, lalu kapal mereka rusak dan mereka terdampar," sebutnya.

Kepala Rudenim Manado, Widhi Mosakajaya Arradiko mengatakan akan segera memproses pemulangan 15 WNA Filipina tersebut. Rudenim Manado akan berkoordinasi dengan Komjen Filipina.

ADVERTISEMENT

"Kami akan berkoordinasi dengan Komjen Filipina, jika segera diverifikasi, mereka akan dipulangkan," kata Widhi Mosakajaya Arradiko.

Bayi 9 Bulan Asal Filipina Cuma Makan Biskuit-Minum Air Hujan

Lisa, salah satu WNA Filipina yang terdampar mengaku bertahan hidup di pulau tak berpenghuni hanya mengonsumsi air hujan. Sementara anak-anaknya diberikan biskuit.

"Selama 13 hari terdampar, untuk bertahan hidup anak saya (usia 9 bulan) hanya sekali makan biskuit, sisanya hanya minum air hujan," ucap Lisa kepada wartawan, Selasa (24/2).

Lisa mengaku sebetulnya tidak tahu pasti usia anak mereka karena tidak pernah bersekolah. Usia anaknya diketahui setelah diberitahu oleh warga di daerahnya.

"Anak-anak yang bersama kami ini tertua 14 tahun. Anak saya yang 9 bulan ini namanya Lauga. Di daerah kami hanya sering makan ubi," akunya.

WNA Filipina lainnya, Banjil menambahkan, kapalnya berangkat dari Malaysia dan hendak ke Filipina. Namun di tengah laut kapalnya menabrak kayu dan terbalik, hingga terdampar di Buol.

"Saat kecelakaan di kapal kami ada satu bungkus biskuit lalu saya mencarinya di laut dan dapat. Biskuit ini saya bagikan ke anak-anak untuk makan," terangnya.

"Selain itu kami hanya minum air hujan. Selama 13 hari hanya 4 kali saya minum. Kami saat terdampar tak ada apa-apa," tambahnya.

Saat berusaha bertahan hidup, Banjil kemudian melihat dua perahu nelayan di laut. Mereka semua kemudian mengangkat tangan dan meminta tolong.

"Selain hanya minum, yang utama kami berdoa. Kami beragama muslim," paparnya.

15 WNA Filipina Diselamatkan Nelayan

Diketahui, 15 WNA asal Filipina yang terdampar selamat setelah ditemukan oleh nelayan bernama Moh Rusman. Mereka menemukan perahu berisi 15 orang sekitar 72 mil dari Dermaga Poyapi saat sedang melaut, Kamis (22/1) sekitar pukul 08.00 Wita.

"Perjalanan evakuasi memakan waktu sekitar 10 jam dan mereka tiba di dermaga sekitar pukul 18.00 Wita," kata Kasi Humas Polres Buol, Iptu Ridwan dalam keterangannya, Jumat (23/1).

Ridwan menjelaskan WNA tersebut merupakan warga Filipina dan bekerja di wilayah Sampurna atau Sabah, Malaysia. Namun, saat hendak pulang ke Filipina, perahu diterjang ombak dan terombang-ambing di laut sekitar 13 hari.

15 WNA tersebut terdiri dari satu laki-laki dewasa, enam perempuan dewasa, enam anak perempuan, dan dua anak laki-laki. Seluruh korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

"Polres Buol telah mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan TNI AL, BPBD, dan pemerintah daerah, serta melakukan pengamanan di sekitar Dermaga Poyapi," jelasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Penambang Meksiko Berhasil Diselamatkan Usai Terjebak 13 Hari "
[Gambas:Video 20detik]
(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads