Kebakaran KM Anaya di Perairan Maluku-5 ABK Luka Diduga Dipicu Puntung Rokok

Kebakaran KM Anaya di Perairan Maluku-5 ABK Luka Diduga Dipicu Puntung Rokok

Fistel Mukuan - detikSulsel
Jumat, 27 Mar 2026 11:35 WIB
Basarnas Sulut mengungkap total ada 5 ABK yang terluka saat KM Anaya terbakar di Perairan Maluku.
Foto: Basarnas Sulut mengungkap total ada 5 ABK yang terluka saat KM Anaya terbakar di Perairan Maluku. (dok. istimewa)
Manado -

Kebakaran Kapal Motor (KM) Anaya yang ditumpangi 20 anak buah kapal (ABK) di perairan Maluku diduga dipicu puntung rokok yang mengenai bahan bakar dalam jeriken. Kebakaran itu mengakibatkan 5 ABK mengalami luka bakar dan telah dievakuasi oleh tim SAR gabungan.

"Diduga indikasi pemicu puntung rokok membuat bahan bakar di jeriken terbakar," ujar Humas Basarnas Sulawesi Utara (Sulut), Nuriadin Gumeleng kepada BeritaKlik, Jumat (27/3/2026).

Nuriadi mengatakan kapal masih bisa digunakan setelah api dipadamkan. Sebagian bahan bakar dalam jeriken juga bisa diselamatkan sehingga kapal masih bisa digunakan 15 ABK kembali ke Manado.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kapal masih berfungsi meskipun sudah ada yang terbakar. Informasi terakhir 15 ABK yang selamat kembali dengan KM Anaya menuju Manado TPI," bebernya.

Dia menuturkan pihaknya awalnya menerima laporan bahwa ada 4 ABK yang mengalami luka bakar dalam insiden tersebut. Namun setelah dilakukan evakuasi, ternyata total korban ada 5 orang.

ADVERTISEMENT

"Ada 20 ABK dalam kapal ini tapi yang luka bakar hanya 5 orang. Jadi 4 yang luka bakar ringan, 1 yang luka bakar sekitar 90 persen," terangnya.

Korban luka bakar berat bernama Yanto Sumelung dan tiga korban lainnya dirujuk ke RSUP Kandou, Kota Manado. Sementara satu korban bernama Yornes Gomolobe dirawat di RS Manembo-nembo, Kota Bitung.

Dirpolairud Polda Sulut Kombes Bayu Aji Yudha Prajas mengatakan kondisi korban yang mengalami luka bakar membuat evakuasi darurat harus segera dilakukan. Tim gabungan kemudian dikerahkan untuk mempercepat proses penyelamatan kelima korban di tengah laut.

"Akhirnya kita tim gabungan mengerahkan kapal untuk mengevakuasi korban agar lebih cepat," ujar Bayu dalam keterangannya.

Proses evakuasi berlangsung dalam kondisi gelombang setinggi 2 hingga 3 meter yang cukup menyulitkan. Meski demikian, seluruh korban berhasil dievakuasi dalam waktu sekitar dua jam perjalanan menuju Kota Bitung.

"Perjalanan kurang lebih dua jam dari tengah laut sampai dermaga Bitung," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, KM Anaya dilaporkan terbakar di Perairan Maluku pada Kamis (26/3) siang. Lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 1°54'10.62" LU dan 126°23'49.98" BT, dengan jarak sekitar 87 nautical mile arah timur laut dari Kantor SAR Manado dan 78 nautical mile dari Unit Siaga SAR Bitung.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads