Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda meraih penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2026 dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Capaian tersebut diraih melalui inovasi program pertanian berbasis desa yang mendorong optimalisasi sawah hingga pengembangan hortikultura.
Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Gubernur Malut Sarbin Sehe dalam acara Launching CSR dan PDB Awards 2026 di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Selasa (21/4/2026). Sarbin menyebut capaian itu merupakan hasil pemanfaatan dana CSR untuk mendukung program pembangunan desa.
"Apresiasi itu berkaitan dengan upaya penguatan pertanian berbasis desa yang terus didorong Pemprov Malut," kata Sarbin dalam keterangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sarbin menjelaskan, Pemprov Malut menetapkan 12 proyek strategis pertanian sebagai program prioritas untuk mendorong swasembada dan ketahanan pangan. Program itu juga diarahkan untuk mempercepat kemandirian desa melalui pendampingan dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu proyek tersebut adalah pengembangan dan optimalisasi lahan sawah untuk mendorong produktivitas padi. Program ini dijalankan berkelanjutan di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Halmahera Barat (Halbar), Pulau Morotai, Halmahera Tengah (Halteng), dan Halmahera Selatan (Halsel).
"Pemilihan prioritas daerah-daerah tersebut karena memiliki lahan sawah yang cukup luas dan masyarakat yang berkomitmen untuk menjaga produksi padi," tutur Sarbin.
Selain optimalisasi sawah, Pemprov Malut juga mendorong penguatan produksi tanaman hortikultura. Program ini difokuskan di satu kota dan tiga kabupaten di wilayah Malut.
"Tidak berhenti di situ, gubernur juga mengembangkan sentra tanaman hortikultura, seperti cabai rawit, cabai keriting, dan tomat di Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Barat, dan Kota Ternate," tambahnya.
Sarbin menyebut program tersebut dapat terlaksana dengan baik berkat optimalisasi pemanfaatan dana CSR. Ia menegaskan Pemprov Malut berkomitmen memanfaatkan dan tersebut untuk pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Dengan adanya program CSR ini, Pemprov berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka," tutupnya.
(sar/asm)










































