Sherly Tjoanda Bakal Temui Calon Jemaah Haji Asal Maluku Utara di Makassar

Sherly Tjoanda Bakal Temui Calon Jemaah Haji Asal Maluku Utara di Makassar

Tim detikSulsel - detikSulsel
Rabu, 29 Apr 2026 19:39 WIB
Gubernur Malut Sherly Tjoanda
Foto: Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda. (Faiq Azmi/detikJatim)
Makassar -

Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda bakal mengunjungi calon jemaah haji (CJH) asal Malut yang tergabung dalam Embarkasi Makassar. Sherly akan berdialog serta memberikan bantuan bagi jemaah sebelum berangkat ke Arab Saudi.

Sherly dijadwalkan menemui CJH asal Maluku Utara di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (30/4/2026). Kunjungan ini untuk memastikan seluruh aspek pelayanan berjalan optimal, terutama pada fase transit yang kerap menjadi titik krusial bagi jemaah.

"Kunjungan ini untuk memastikan pelayanan benar-benar berjalan baik di lapangan, termasuk kesehatan dan akomodasi jemaah," kata Kepala Bagian Humas, Biro Administrasi Pimpinan Setda Maluku Utara, Ailan dalam keterangannya, Rabu (29/4).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berdialog langsung dengan jemaah, Sherly juga akan menyerahkan bantuan uang saku. Bantuan tersebut sebagai tambahan dukungan riil selama pelaksanaan ibadah haji.

Pemprov Malut juga akan melakukan koordinasi antara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) daerah dan pihak Embarkasi. Hal ini untuk memastikan tidak ada kendala teknis yang dapat mengganggu proses keberangkatan.

ADVERTISEMENT

Diketahui, sebanyak 764 CJH asal Maluku Utara dijadwalkan berangkat pada musim haji tahun ini. Kloter 13 yang terdiri dari 380 jemaah telah tiba di Makassar pada 29 April melalui dua penerbangan, sedangkan Kloter 15 dengan 377 jemaah dijadwalkan menyusul pada 30 April.

Mayoritas jemaah berasal dari Kota Ternate dengan total 568 orang dan Kota Tidore Kepulauan sebanyak 114 orang. Sementara sisanya tersebar di berbagai kabupaten di Maluku Utara.

Langkah ini menegaskan pendekatan pemerintah daerah yang menitikberatkan pada kualitas layanan dan kesiapan teknis. Hal ini sekaligus memastikan jemaah berangkat dalam kondisi aman dan terlayani dengan baik sejak dari Embarkasi.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads