Buaya Serang Warga Ditemukan Mati di Sungai Mandar, Diduga Makan Umpan Beracun

Buaya Serang Warga Ditemukan Mati di Sungai Mandar, Diduga Makan Umpan Beracun

Abdy Febriady - detikSulsel
Senin, 04 Mei 2026 09:46 WIB
Buaya sepanjang 2,8 meter yang menyerang sejumlah warga ditemukan mati mengapung di Sungai Mandar.
Foto: Buaya sepanjang 2,8 meter yang menyerang sejumlah warga ditemukan mati mengapung di Sungai Mandar. (Dok. Istimewa)
Polman -

Buaya sepanjang 2,8 meter yang diduga telah menyerang sejumlah warga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) ditemukan mati mengapung di Sungai Mandar. Buaya itu mati diduga akibat memakan umpan beracun yang sengaja dipasang warga di pinggir sungai.

"Ukurannya sekitar dua koma delapan meter. Ditemukan mengapung di sungai," ujar salah satu warga bernama Salman kepada wartawan, Senin (4/5/2026).

Bangkai buaya pertama kali ditemukan warga yang hendak mencari kerikil di bantaran Sungai Mandar, Kelurahan, Tinambung, Kecamatan Tinambung, Senin (4/5) sekira pukul 07.00 Wita. Bangkai buaya itu lalu dievakuasi ke daratan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ditemukan sekira jam 7, ada orang langgar dia mau ambil kerikil, dia dapat itu (buaya) lalu ditarik ke pinggir sungai," ungkap Salman.

Menurut Salman, buaya tersebut mati akibat memakan umpan beracun di pinggir sungai. Dia mengaku sengaja memasang beberapa umpan diberi racun untuk melumpuhkan buaya meresahkan warga di daerah ini.

ADVERTISEMENT

"Saya pasang umpan yang diberi racun, itu yang dimakan. Saya pasang empat umpan beracun, ada satu yang dimakan," tuturnya.

Salman mengatakan, buaya yang ditemukan mati adalah reptil sungai yang telah menewaskan pria bernama Muhlis (50) hingga tewas, Kamis (24/4) sekira pukul 19.00 Wita. Korban diterkam buaya ketika sedang mandi di Sungai Mandar.

"Itu yang menerkam, yang membunuh Pute (Muhlis) karena saya tahu sekali warnanya," ucapnya.

"Masih ada buaya lain, ini kan buaya betina, ada anaknya yang berkeliaran ukurannya sekira satu meter," tandasnya.

Salman menambahkan bangkai buaya telah dikubur. Kata dia, warga masih akan melanjutkan perburuan buaya lain yang meresahkan warga di daerah ini.

"(Buaya) saya kubur dengan baik, karena kita kasihan. Kita masih akan melakukan perburuan buaya karena masih ada temannya," pungkasnya.

4 Warga Diterkam Buaya

Sejak beberapa bulan terakhir keberadaan buaya di sungai Mandar kian meresahkan warga. Apalagi, sudah ada 4 warga yang beraktivitas di sungai diserang buaya hingga membuat seorang diantaranya meninggal dunia.

Dalam potongan video pendek yang dilihat wartawan, terlihat bangkai buaya di bantaran sungai menjadi tontonan banyak warga.

Buaya tersebut berwarna kecoklatan dengan bercak hitam tidak beraturan di sekujur tubuhnya. Sementara pada bagian ekor dan punggung buaya tampak bergerigi.




(ata/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads