Hari ini 26 Mei 2026 tanggal berapa Hijriah? Pertanyaan seperti ini cukup sering ditanyakan, terutama umat Islam yang hendak menyesuaikan jadwal ibadah dan hari penting keagamaan.
Sebagaimana diketahui, penanggalan Hijriah dan Masehi memiliki perhitungan yang berbeda. Maka dari itu umat Islam perlu melakukan konversi penanggalan untuk mengetahui tanggal Hijriah hari ini.
Dalam artikel ini, detikSulsel akan menyajikan kalender konversi untuk tanggal Hijriah hari ini 26 Mei 2026. Selain itu juga ada penjelasan tentang sistem kalender Hijriah bekerja dan apa saja faktor yang memengaruhi perbedaan tanggal antara kalender Masehi dan Hijriah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yuk simak selengkapnya di bawah ini!
Kalender Hijriah Hari Ini, Selasa 26 Mei 2026
Mengacu pada konversi kalender Hijriah 2026 yang disusun oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, hari ini, Selasa 26 Mei 2026 bertepatan dengan tanggal 9 Dzulhijjah 1447 H. Diketahui, bulan Mei 2026 bertepatan dengan dua bulan Hijriah, yaitu Dzulqa'dah dan Dzulhijjah.
Berikut rincian kalender Hijriah sepanjang bulan April 2026:
| Masehi | Hijriah |
| 2 Mei 2026 | 14 Dzulqa'dah 1447 |
| 3 Mei 2026 | 15 Dzulqa'dah 1447 |
| 4 Mei 2026 | 16 Dzulqa'dah 1447 |
| 5 Mei 2026 | 17 Dzulqa'dah 1447 |
| 6 Mei 2026 | 18 Dzulqa'dah 1447 |
| 7 Mei 2026 | 19 Dzulqa'dah 1447 |
| 8 Mei 2026 | 20 Dzulqa'dah 1447 |
| 9 Mei 2026 | 21 Dzulqa'dah 1447 |
| 10 Mei 2026 | 22 Dzulqa'dah 1447 |
| 11 Mei 2026 | 23 Dzulqa'dah 1447 |
| 12 Mei 2026 | 24 Dzulqa'dah 1447 |
| 13 Mei 2026 | 25 Dzulqa'dah 1447 |
| 14 Mei 2026 | 26 Dzulqa'dah 1447 |
| 15 Mei 2026 | 27 Dzulqa'dah 1447 |
| 16 Mei 2026 | 28 Dzulqa'dah 1447 |
| 17 Mei 2026 | 29 Dzulqa'dah 1447 |
| 18 Mei 2026 | 1 Dzulhijjah 1447 |
| 19 Mei 2026 | 2 Dzulhijjah 1447 |
| 20 Mei 2026 | 3 Dzulhijjah 1447 |
| 21 Mei 2026 | 4 Dzulhijjah 1447 |
| 22 Mei 2026 | 5 Dzulhijjah 1447 |
| 23 Mei 2026 | 6 Dzulhijjah 1447 |
| 24 Mei 2026 | 7 Dzulhijjah 1447 |
| 25 Mei 2026 | 8 Dzulhijjah 1447 |
| 26 Mei 2026 | 9 Dzulhijjah 1447 |
| 27 Mei 2026 | 10 Dzulhijjah 1447 |
| 28 Mei 2026 | 11 Dzulhijjah 1447 |
| 29 Mei 2026 | 12 Dzulhijjah 1447 |
| 30 Mei 2026 | 13 Dzulhijjah 1447 |
| 31 Mei 2026 | 14 Dzulhijjah 1447 |
Amalan di Bulan Dzulhijjah sesuai Sunnah
Berikut sejumlah amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam di bulan Dzulhijjah sebagaimana dirangkum dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ustadz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid:
1. Puasa Dzulhijjah
Disunnahkan bagi setiap muslim untuk berpuasa selama sembilan hari pertama atau tanggal 1-9 Dzulhijjah, karena puasa termasuk amalan shalih yang dianjurkan pada bulan ini. Ummul Mu'minin Hafsah menuturkan,
"Sesungguhnya, Rasulullah SAW berpuasa Asyura, sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, dan tiga hari pada setiap bulan." (HR. Abu Dawud).
2. Puasa Arafah
Puasa Arafah merupakan puasa yang dilaksanakan pada hari Arafah atau pada 9 Dzulhijjah. Puasa ini sangat dianjurkan lantaran Hari Arafah termasuk hari yang penuh keutamaan, yakni hari pengampunan dosa dan hari bagi para jamaah haji untuk wukuf.
Puasa ini anjurkan bagi muslim yang tidak haji. Aisyah mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak ada suatu hari yang Allah lebih banyak membebaskan seorang hamba dari api neraka, melainkan hari Arafah. Sesungguhnya, Allah mendekat dan berbangga di hadapan para malaikat-Nya seraya berkata, 'Apa yang mereka inginkan?" (HR. Muslim).
Oleh sebab itu, Rasulullah SAW menganjurkan kepada orang-orang yang tidak melakukan ibadah haji untuk berpuasa di hari Arafah. Sebagaimana hadits dari Abu Qatadah yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW ditanya tentang puasa Arafah, kemudian beliau menjawab, "Puasa Arafah menghapus dosa tahun yang lalu dan tahun yang akan datang." (HR. Muslim).
3. Bertakbir
Memperbanyak takbir, tahlil, tasbih, istighfar, dan doa termasuk amalan shalih yang dianjurkan pada bulan Dzulhijjah. Secara umum dzikir merupakan ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan setiap waktu dan keadaan. Namun, di bulan Dzulhijjah terdapat waktu umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir, yakni menjelang Idul Adha dan hari-hari tasyrik.
Sebagaimana Imam Bukhari sebutkan dalam kitabnya:
"Ibnu Abbas berkata, 'Berdzikirlah kalian kepada Allah di hari-hari yang ditentukan, yaitu sepuluh hari pertama Dzulhijjah dan juga pada hari-hari Tasyriq.' Ibnu Umar dan Abu Hurairah pernah keluar ke pasar pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah, lalu mereka bertakbir, lantas manusia pun ikut bertakbir. Muhammad bin Ali pun bertakbir setelah shalat sunnah."
4. Sholat Id
Pada tanggal 10 Dzulhijjah, umat Islam di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha. Hari raya adalah hari ketika umat Islam bersenang-senang dan bergembira sesuai dengan tuntunan syariat.
Pada Hari Raya Idul Adha, umat Islam disunnahkan melaksanakan shalat pada pagi hari, yakni sholat Idul Adha. Mengenai shalat Idul Adha, Ibnu Abbas meriwayatkan sebuah hadits,
"Rasulullah Saw. pernah keluar pada Hari Raya Idul Adha atau Idul Fitri, lalu beliau mengerjakan shalat Id dua rakaat, namun beliau tidak mengerjakan shalat qabliyah maupun ba'diyah." (HR. Bukhari dan Muslim).
5. Berkurban
Pada tanggal 10 Dzulhijjah dan hari Tasyriq, umat Islam yang mampu disunnahkan untuk berkurban sebagaimana ajaran Nabi Ibrahim AS. Berkurban termasuk ibadah yang disyariatkan oleh Allah SWT yang tertuang dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman:
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَالْخَرُ
"Maka, dirikanlah sholat karena Tuhanmu; dan berqurbanlah." (QS. al-Kautsar [108]: 02).
Maksud kata "berkurban" dalam ayat tersebut ialah menyembelih hewan kurban. Penyembelihan hewan kurban yang dilakukan ketika Hari Raya Idul Adha disebut al-udhhiyah, sesuai dengan waktu pelaksanaan ibadah tersebut. Sedangkan, makna al udhhiyyah menurut istilah adalah hewan yang disembelih dalam rangka mendekatkan diri pada Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa menyembelih hewan qurban setelah shalat, maka sungguh telah sempurna penyembelihannya. Ia telah cocok dengan sunnah kaum muslimin." (HR. Bukhari dan Muslim).
6. Puasa Ayyamul Bidh
Puasa ayyamul bidh merupakan amalan sunnah rutin yang dianjurkan dilaksanakan pada pertengahan bulan-bulan Hijriah, termasuk Dzulhijjah. Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15.
Melansir laman NU Online, diriwayatkan Abu Daud:
وَعَنْ قَتَادَةَ بْنِ مِلْحَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنَا بِصِيَامِ أَيَّامِ الْبِيْضِ: ثَلاثَ عَشْرَةَ ، وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ، وَخَمْسَ عَشْرَةَ. (رواه أَبُو داود)
Artinya: Diriwayatkan dari Qatadah bin Milhan RA, ia berkata: 'Rasulullah SAW telah memerintah kami untuk berpuasa pada hari-hari yang malamnya cerah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15'. (HR Abu Dawud). (An-Nawawi, Riyâdhus Shâlihîn, juz II, h. 81).
Nah, demikianlah informasi konversi tanggal Hijriah hari ini, Selasa 26 Mei 2026 yang bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1447 H. Semoga bermanfaat!
(alk/alk)










































