Jadwal Hari Tasyrik Idul Adha 2026 dan Larangannya, Muslim Wajib Tahu!

Jadwal Hari Tasyrik Idul Adha 2026 dan Larangannya, Muslim Wajib Tahu!

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Rabu, 27 Mei 2026 20:30 WIB
Ilustrasi hari tasyrik Idul Adha
Ilustrasi hari tasyrik (Foto: AI/ChatGPT)
Makassar -

Hari tasyrik adalah 3 hari setelah Idul Adha, atau tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Pada waktu-waktu tersebut umat Islam dianjurkan menyembelih hewan kurban.

Selain dianjurkan menyembelih kurban, selama hari tasyrik ini terdapat amalan-amalan lainnya yang dianjurkan. Pada hari tasyrik juga terdapat larangan yang perlu diketahui umat Islam.

Lantas, kapan hari tasyrik Idul Adha 2026? Simak berikut ini jadwal, lengkap penjelasan mengenai larangannya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadwal Hari Tasyrik Idul Adha 2026

Mengacu pada hasil sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H, Hari Raya Idul Adha atau tanggal 10 Zulhijah 1447 H jatuh pada tanggal 27 Mei 2026. Setelah itu, umat Islam memasuki tiga hari tasyrik pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Berikut jadwal hari tasyrik 2026:

ADVERTISEMENT
  • Hari Tasyrik pertama: Kamis, 28 Mei 2026 (11 Zulhijjah 1447 H)
  • Hari Tasyrik kedua: Jumat, 29 Mei 2026 (12 Zulhijjah 1447 H)
  • Hari Tasyrik ketiga: Sabtu, 30 Mei 2026 (13 Zulhijjah 1447 H)

Larangan di Hari Tasyrik

Melansir Laman MUI, pada hari tasyrik umat Islam dianjurkan untuk menikmati berbagai hidangan dan olahan dari daging kurban. Oleh karena itu, selama hari tasyrik umat Islam dilarang berpuasa.

Larangan ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ قَالَا لَمْ يُرَخَّصْ فِي أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَنْ يُصَمْنَ إِلَّا لِمَنْ لَمْ يَجِدْ الْهَدْيَ

Artinya: "Dari Ibnu 'Umar radhiyallahu anhuma, keduanya berkata: "Tidak diperkenankan untuk berpuasa pada hari tasyrik kecuali bagi siapa yang tidak mendapatkan hewan qurban ketika menunaikan haji." (HR. Bukhari, nomor 1859).

Dalam buku Fikih yang disusun oleh Hasbiyallah, larangan berpuasa pada hari-hari tersebut juga diterangkan dalam riwayat Abu Hurairah RA berikut ini:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ حُذَافَةَ يَطُوْفُ فِي مِنَى أَنْ لَا تَصُومُوا هَذِهِ الْأَيَامَ فَإِنَّهَا أَيَّامَ أَكْلِ وَشُرْبٍ وَذِكْرِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Artinya: "Bahwa Nabi SAW pernah mengutus Abdullah bin Hudzafah, agar berkeliling di Mina seraya mengumumkan (di hadapan para hujjaj): 'Janganlah kalian berpuasa di hari-hari ini. Ini adalah hari-hari untuk makan, minum, dan berzikir kepada Allah azza wajalla'." (H.R. Ahmad).

Amalan yang Dianjurkan di Hari Tasyrik

Meskipun berpuasa, terdapat amalan lainnya yang dapat dikerjakan oleh umat Islam pada hari-hari tersebut. Berikut ini beberapa amalan sunnah hari tasyrik:

1. Menyembelih Hewan Kurban

Menyadur laman Kementerian Agama (Kemenag), hari tasyrik yaitu tanggal pada tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah adalah waktu untuk menyembelih hewan kurban. Bagi umat Islam yang belum menyembelih hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha, maka masih bisa melakukan penyembelihan selama masih hari tasyrik.

2. Bertakbir

Amalan lainnya yang juga dianjurkan adalah mengumandangkan takbir atau takbiran. Berbeda dengan Idul Fitri yang takbiran hanya dilakukan pada malam hari raya hingga menjelang sholar Ied, pada Hari Raya Idul Adha takbiran masih dapat dilakukan selama hari-hari tasyrik.

Takbiran di hari tasyrik ini dapat dilakukan setiap selesai melaksanakan shalat lima Waktu. Adapun lafal bacaannya sama dengan takbir yang dilantunkan pada hari Idul Adha, yaitu:

الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر لا إله إلا الله هو الله أكبر

Arab Latin: Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Laa ilaaha illallaahu Allahu akbar.

3. Menikmati Makanan dan Minuman

Umat Islam dilarang untuk berpuasa pada hari tasyrik karena hari-hari tersebut merupakan Waktu untuk makan dan minum. Disadur dari laman Rumaysho, Rasulullah SAW mengatakan pada hari tasyrik adalah hari umat muslim untuk menikmati makanan.

Sebagaimana sabdanya:

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Artinya: "Hari-hari tasyrik adalah hari menikmati makanan dan minuman."

4. Memperbanyak Zikir

Pada hari tasyrik umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak zikir kepada Allah SWT. Umat Islam dapat membaca istighfar, tasbih, tahmid, dan lainnya pada hari ini.

Hal ini sebagaimana firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 203:

وَاذْكُرُوا اللّٰهَ فِيْٓ اَيَّامٍ مَّعْدُوْدٰتٍۗ

Artinya: "Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang terbilang."

5. Memperbanyak Doa Sapu Jagad

Menyadur buku Rahasia Dahsyat Energi Sapu Jagat karya M Ghofur Khalil, hari tasyrik merupakan salah satu hari yang paling mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, dianjurkan untuk memperbanyak doa pada hari-hari tersebut.

Anas bin Malik dalam hadits riwayat Bukhari mengatakan doa sapu jagad adalah doa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah SAW.

Anas bin Malik mengatakan:

كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِيِّ - صلى الله عليه وسلم - اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: "Doa yang paling banyak dibaca oleh Nabi Muhammad SAW 'Wahai Allah, Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka'." (HR. Bukhari nomor 2389 dan Muslim nomor 2690)

Adapun bacaan doa sapu jagat yang bisa dibaca pada hari tasyrik adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Arab Latin: Allahumma rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, wa qinaa 'adzaaban-naar.

Artinya: "Wahai Allah, Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka."

Demikianlah penjelasan mengenai jadwal hari tasyrik Idul Adha 2026, lengkap dengan larangan dan amalan yang dianjurkan. Semoga bermanfaat!




(urw/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads