Cara Menyimpan Daging Qurban yang Tepat, Jangan Asal Masukkan Kulkas!

Cara Menyimpan Daging Qurban yang Tepat, Jangan Asal Masukkan Kulkas!

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Rabu, 27 Mei 2026 21:30 WIB
Cara menyimpan daging qurban yang tepat
Ilustrasi daging kurban (Foto: iStock)
Makassar -

Hari Raya Idul Adha selalu membawa kebahagiaan, termasuk melimpahnya daging qurban yang dibagikan baik oleh keluarga, kerabat, maupun tetangga. Namun setelah menerima daging, banyak masih bingung bagaimana cara menyimpan daging qurban yang benar agar tahan lama.

Tak sedikit yang langsung memasukkan seluruh daging ke dalam kulkas tanpa proses yang tepat. Padahal, cara ini bisa membuat kualitas daging menurun, teksturnya berubah, bahkan lebih cepat rusak jika suhu dan penataannya tidak diperhatikan.

Maka dari itu, penting mengetahui dan memahami cara menyimpan daging qurban yang benar sebelum dimasukkan ke kulkas maupun freezer. Nah, bagi detikers yang ingin daging qurban tetap segar dan awet, yuk cek cara menyimpan daging qurban yang tepat dan aman untuk dilakukan di rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara Menyimpan Daging Qurban yang Tepat

Berikut informasi lengkap cara menyimpan daging qurban yang tepat agar tahan lama dan tetap segar yang dirangkum dari laman Baznas, RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, dan Dinas Kesehatan Boyolali:

1. Jangan Langsung Mencuci Daging Qurban

ADVERTISEMENT

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah tidak langsung mencuci daging qurban sebelum disimpan. Air yang terserap ke dalam serat daging dapat memicu pertumbuhan bakteri sehingga membuat daging lebih cepat rusak dan menimbulkan bau tak sedap.

Daging cukup dibersihkan apabila terdapat kotoran seperti tanah, pasir, kerikil, atau rumput. Jika harus dicuci, gunakan air bersih lalu tiriskan hingga tidak ada air yang tersisa di permukaan daging sebelum disimpan.

2. Potong Daging Menjadi Beberapa Bagian

Sebaiknya daging qurban dipotong menjadi beberapa bagian sesuai kebutuhan atau porsi masak. Cara ini akan mempermudah proses penyimpanan, mempercepat pencairan saat akan diolah, dan membuat daging lebih praktis digunakan.

3. Gunakan Wadah atau Kemasan Kedap Udara

Simpan daging menggunakan wadah atau plastik kedap udara agar kualitasnya tetap terjaga. Cara ini dapat mencegah freezer burn, yaitu kondisi daging mengering dan berubah warna akibat paparan udara dingin secara langsung.

Selain itu, kemasan tertutup juga membantu mencegah daging terkontaminasi bau maupun bakteri dari bahan makanan lain di kulkas.

4. Jangan Mencampur dengan Makanan Lain

Daging qurban sebaiknya disimpan terpisah dari bahan makanan lain agar tetap higienis dan segar. Menyimpan daging bersama makanan lain dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri maupun tercampurnya aroma makanan.

Jika memungkinkan, sediakan tempat khusus di kulkas atau freezer untuk menyimpan daging qurban.

5. Membumbui Daging Sebelum Disimpan

Daging qurban juga bisa dibumbui terlebih dahulu sebelum disimpan di kulkas atau freezer. Beberapa bumbu seperti garam, kunyit, atau rempah-rempah dipercaya dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri sekaligus membuat daging lebih praktis saat akan dimasak.

6. Jangan Terlalu Lama Menyimpan Daging di Kulkas

Daging qurban memiliki batas waktu penyimpanan agar tetap aman dikonsumsi. Karena itu, hindari menyimpan daging terlalu lama di kulkas karena kualitas dan kesegarannya bisa menurun.

Jika ingin disimpan dalam waktu lama, lebih baik menggunakan freezer dibandingkan chiller biasa.

7. Hindari Membekukan Ulang Daging yang Sudah Dicairkan

Daging yang sudah dicairkan atau melalui proses thawing sebaiknya tidak dibekukan kembali. Hal ini karena kualitas daging dapat menurun drastis dan risiko pertumbuhan bakteri menjadi lebih tinggi.

Karena itu, simpan daging dalam porsi kecil agar lebih mudah digunakan sesuai kebutuhan tanpa harus mencairkan seluruh stok.

8. Beri Label pada Kemasan

Jangan lupa memberi label berupa tanggal penyimpanan dan jenis daging pada setiap kemasan. Cara ini akan memudahkan Anda mengetahui stok mana yang harus digunakan lebih dahulu.

9. Atur Suhu Freezer dan Chiller dengan Tepat

Pastikan suhu freezer dan chiller diatur dengan benar agar daging tetap awet dan aman dikonsumsi.

  • Freezer: suhu di bawah -18 derajat Celsius. Dalam kondisi ini, daging dapat bertahan hingga 6-12 bulan.
  • Chiller/kulkas biasa: suhu di bawah 4 derajat Celsius jika daging akan dimasak dalam waktu 1-2 hari.

Itulah cara menyimpan daging qurban yang tepat agar tetap higienis, tahan lama, dan tetap segar. Semoga bermanfaat ya, detikers!




(alk/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads