Tanggal Hijriah Hari Ini 30 Mei 2026 serta Amalan Sunnah Bulan Dzulhijjah

Tanggal Hijriah Hari Ini 30 Mei 2026 serta Amalan Sunnah Bulan Dzulhijjah

Iswandy Rusli - detikSulsel
Sabtu, 30 Mei 2026 05:00 WIB
Tanggal Hijriah hari ini 30 Mei 2026
Foto: Gemini AI
Makassar -

Hari ini 30 Mei 2026 tanggal berapa Hijriah? Pertanyaan seperti ini cukup sering ditanyakan, terutama umat Islam yang hendak menyesuaikan jadwal ibadah dan hari penting keagamaan.

Sebagaimana diketahui, penanggalan Hijriah dan Masehi memiliki perhitungan yang berbeda. Maka dari itu umat Islam perlu melakukan konversi penanggalan untuk mengetahui tanggal Hijriah hari ini.

Dalam artikel ini, detikSulsel akan menyajikan kalender konversi untuk tanggal Hijriah hari ini 30 Mei 2026. Selain itu juga ada penjelasan tentang sistem kalender Hijriah bekerja dan apa saja faktor yang memengaruhi perbedaan tanggal antara kalender Masehi dan Hijriah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yuk simak selengkapnya di bawah ini!

Kalender Hijriah Hari Ini, Sabtu 30 Mei 2026

Mengacu pada konversi kalender Hijriah 2026 yang disusun oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, hari ini, Sabtu 30 Mei 2026 bertepatan dengan tanggal 13 Dzulhijjah 1447 H. Diketahui, bulan Mei 2026 bertepatan dengan dua bulan Hijriah, yaitu Dzulqa'dah dan Dzulhijjah.

ADVERTISEMENT

Berikut rincian kalender Hijriah sepanjang bulan April 2026:

MasehiHijriah
2 Mei 202614 Dzulqa'dah 1447
3 Mei 202615 Dzulqa'dah 1447
4 Mei 202616 Dzulqa'dah 1447
5 Mei 202617 Dzulqa'dah 1447
6 Mei 202618 Dzulqa'dah 1447
7 Mei 202619 Dzulqa'dah 1447
8 Mei 202620 Dzulqa'dah 1447
9 Mei 202621 Dzulqa'dah 1447
10 Mei 202622 Dzulqa'dah 1447
11 Mei 202623 Dzulqa'dah 1447
12 Mei 202624 Dzulqa'dah 1447
13 Mei 202625 Dzulqa'dah 1447
14 Mei 202626 Dzulqa'dah 1447
15 Mei 202627 Dzulqa'dah 1447
16 Mei 202628 Dzulqa'dah 1447
17 Mei 202629 Dzulqa'dah 1447
18 Mei 20261 Dzulhijjah 1447
19 Mei 20262 Dzulhijjah 1447
20 Mei 20263 Dzulhijjah 1447
21 Mei 20264 Dzulhijjah 1447
22 Mei 20265 Dzulhijjah 1447
23 Mei 20266 Dzulhijjah 1447
24 Mei 20267 Dzulhijjah 1447
25 Mei 20268 Dzulhijjah 1447
26 Mei 20269 Dzulhijjah 1447
27 Mei 202610 Dzulhijjah 1447
28 Mei 202611 Dzulhijjah 1447
29 Mei 202612 Dzulhijjah 1447
30 Mei 202613 Dzulhijjah 1447
31 Mei 202614 Dzulhijjah 1447

Amalan di Bulan Dzulhijjah sesuai Sunnah

Berikut sejumlah amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam di bulan Dzulhijjah sebagaimana dirangkum dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ustadz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid:

1. Puasa Dzulhijjah

Disunnahkan bagi setiap muslim untuk berpuasa selama sembilan hari pertama atau tanggal 1-9 Dzulhijjah, karena puasa termasuk amalan shalih yang dianjurkan pada bulan ini. Ummul Mu'minin Hafsah menuturkan,

"Sesungguhnya, Rasulullah SAW berpuasa Asyura, sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, dan tiga hari pada setiap bulan." (HR. Abu Dawud).

2. Puasa Arafah

Puasa Arafah merupakan puasa yang dilaksanakan pada hari Arafah atau pada 9 Dzulhijjah. Puasa ini sangat dianjurkan lantaran Hari Arafah termasuk hari yang penuh keutamaan, yakni hari pengampunan dosa dan hari bagi para jamaah haji untuk wukuf.

Puasa ini anjurkan bagi muslim yang tidak haji. Aisyah mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Tidak ada suatu hari yang Allah lebih banyak membebaskan seorang hamba dari api neraka, melainkan hari Arafah. Sesungguhnya, Allah mendekat dan berbangga di hadapan para malaikat-Nya seraya berkata, 'Apa yang mereka inginkan?" (HR. Muslim).

Oleh sebab itu, Rasulullah SAW menganjurkan kepada orang-orang yang tidak melakukan ibadah haji untuk berpuasa di hari Arafah. Sebagaimana hadits dari Abu Qatadah yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW ditanya tentang puasa Arafah, kemudian beliau menjawab, "Puasa Arafah menghapus dosa tahun yang lalu dan tahun yang akan datang." (HR. Muslim).

3. Bertakbir

Memperbanyak takbir, tahlil, tasbih, istighfar, dan doa termasuk amalan shalih yang dianjurkan pada bulan Dzulhijjah. Secara umum dzikir merupakan ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan setiap waktu dan keadaan. Namun, di bulan Dzulhijjah terdapat waktu umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir, yakni menjelang Idul Adha dan hari-hari tasyrik.

Sebagaimana Imam Bukhari sebutkan dalam kitabnya:

"Ibnu Abbas berkata, 'Berdzikirlah kalian kepada Allah di hari-hari yang ditentukan, yaitu sepuluh hari pertama Dzulhijjah dan juga pada hari-hari Tasyriq.' Ibnu Umar dan Abu Hurairah pernah keluar ke pasar pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah, lalu mereka bertakbir, lantas manusia pun ikut bertakbir. Muhammad bin Ali pun bertakbir setelah shalat sunnah."

4. Sholat Id

Pada tanggal 10 Dzulhijjah, umat Islam di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha. Hari raya adalah hari ketika umat Islam bersenang-senang dan bergembira sesuai dengan tuntunan syariat.

Pada Hari Raya Idul Adha, umat Islam disunnahkan melaksanakan shalat pada pagi hari, yakni sholat Idul Adha. Mengenai shalat Idul Adha, Ibnu Abbas meriwayatkan sebuah hadits,

"Rasulullah Saw. pernah keluar pada Hari Raya Idul Adha atau Idul Fitri, lalu beliau mengerjakan shalat Id dua rakaat, namun beliau tidak mengerjakan shalat qabliyah maupun ba'diyah." (HR. Bukhari dan Muslim).

5. Berkurban

Pada tanggal 10 Dzulhijjah dan hari Tasyriq, umat Islam yang mampu disunnahkan untuk berkurban sebagaimana ajaran Nabi Ibrahim AS. Berkurban termasuk ibadah yang disyariatkan oleh Allah SWT yang tertuang dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَالْخَرُ

"Maka, dirikanlah sholat karena Tuhanmu; dan berqurbanlah." (QS. al-Kautsar [108]: 02).

Maksud kata "berkurban" dalam ayat tersebut ialah menyembelih hewan kurban. Penyembelihan hewan kurban yang dilakukan ketika Hari Raya Idul Adha disebut al-udhhiyah, sesuai dengan waktu pelaksanaan ibadah tersebut. Sedangkan, makna al udhhiyyah menurut istilah adalah hewan yang disembelih dalam rangka mendekatkan diri pada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa menyembelih hewan qurban setelah shalat, maka sungguh telah sempurna penyembelihannya. Ia telah cocok dengan sunnah kaum muslimin." (HR. Bukhari dan Muslim).

6. Puasa Ayyamul Bidh

Puasa ayyamul bidh merupakan amalan sunnah rutin yang dianjurkan dilaksanakan pada pertengahan bulan-bulan Hijriah, termasuk Dzulhijjah. Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15.

Melansir laman NU Online, diriwayatkan Abu Daud:

وَعَنْ قَتَادَةَ بْنِ مِلْحَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنَا بِصِيَامِ أَيَّامِ الْبِيْضِ: ثَلاثَ عَشْرَةَ ، وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ، وَخَمْسَ عَشْرَةَ. (رواه أَبُو داود)

Artinya: Diriwayatkan dari Qatadah bin Milhan RA, ia berkata: 'Rasulullah SAW telah memerintah kami untuk berpuasa pada hari-hari yang malamnya cerah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15'. (HR Abu Dawud). (An-Nawawi, Riyâdhus Shâlihîn, juz II, h. 81).

Nah, demikianlah informasi konversi tanggal Hijriah hari ini, Sabtu 30 Mei 2026 yang bertepatan dengan 13 Dzulhijjah 1447 H. Semoga bermanfaat!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads