Sebanyak 391 jemaah haji yang tergabung dalam kloter 1 Debarkasi Makassar, tiba dengan selamat di Tanah Air. Mereka mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tadi malam.
Jemaah haji kloter 1 Debarkasi Makassar mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Senin (1/6) pukul 22.30 Wita. Kedatangan mereka menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji dari Debarkasi Makassar.
General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha mengatakan, proses kedatangan kloter pertama berjalan lancar. Seluruh personel dan fasilitas telah disiapkan untuk mendukung kelancaran proses debarkasi haji tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menyambut kedatangan jemaah haji dengan memastikan seluruh proses operasional berjalan aman, tertib, dan lancar melalui sinergi bersama seluruh stakeholder yang terlibat. Kesiapan personel, fasilitas, serta koordinasi yang baik menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah," ujar Ruly dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Lebih lanjut, Ruly Artha menegaskan bahwa pelayanan kepada jemaah tidak hanya berfokus pada aspek operasional, tetapi juga kenyamanan selama proses kedatangan berlangsung. Dia berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan optimal selama periode debarkasi haji tahun 2026.
"Kami berupaya menghadirkan pelayanan yang ramah dan responsif bagi seluruh jemaah, termasuk bagi lansia dan jemaah yang membutuhkan perhatian khusus. Harapannya, proses kepulangan ke Tanah Air dapat berjalan dengan nyaman hingga seluruh rangkaian debarkasi selesai dilaksanakan," tambahnya.
Untuk diketahui, kedatangan kloter pertama tersebut menjadi awal pelaksanaan operasional debarkasi haji tahun 2026 yang akan berlangsung hingga 1 Juli 2026.
Setibanya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, para jemaah akan melalui serangkaian proses kedatangan, termasuk pemeriksaan oleh Bea Cukai, sebelum selanjutnya diberangkatkan menuju Asrama Haji untuk mengikuti tahapan penerimaan dan penyambutan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
(ata/sar)










































