Warga Gelar Ritual Lepas Ayam Cari 2 Bocah Hilang di Sungai Maloso Polman

Sulawesi Barat

Warga Gelar Ritual Lepas Ayam Cari 2 Bocah Hilang di Sungai Maloso Polman

Abdy Febriady - detikSulsel
Sabtu, 06 Jun 2026 10:37 WIB
Warga menggelar ritual melepas seekor ayam putih dengan harapan dua bocah yang tenggelam di sungai Polewali Mandar segera ditemukan.
Foto: Warga menggelar ritual melepas seekor ayam putih di Sungai Maloso Polman. (Abdy Febriady/BeritaKlik)
Polewali Mandar -

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dua bocah SD berinisial HU (7) dan DA (7) yang hilang di Sungai Maloso, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Warga juga menggelar ritual melepas seekor ayam putih dengan harapan kedua korban segera ditemukan.

Pantauan BeritaKlik, Sabtu (6/6/2026) keluarga korban bersama warga berkumpul di lokasi tempat kedua korban tenggelam di Sungai Maloso, Desa Katumbangan, Kecamatan Campalagian, sekitar pukul 09.00 Wita. Warga yang dituakan, duduk di atas tikar sambil memanjatkan doa.

Seorang pria yang dituakan lalu bergerak menuju tepi sungai sambil membawa seekor ayam jantan berwarna putih yang kemudian dilepas. Sementara warga lainnya turut menyaksikan ritual tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ritual itu dilakukan dengan harapan kedua korban dapat segera ditemukan," kata salah satu warga, Mahmuddin kepada BeritaKlik di lokasi.

Dia mengatakan warga dan keluarga terus melakukan pencarian sejak kedua korban dilaporkan hilang. Bahkan pencarian dilakukan hingga malam hari dengan menyusuri sungai.

ADVERTISEMENT

"Sejak informasi ada anak hilang beredar, warga langsung melakukan pencarian dengan menyusuri sepanjang aliran sungai. Bahkan pencarian dilakukan hingga malam hari," ujarnya meyakinkan.

Sementara Kanit Basarnas Polman Ibrahim menuturkan, pencarian korban pada hari kedua ini melibatkan dua regu yang terdiri beberapa unsur terkait. Penyisiran akan dilakukan hingga 7 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang.

"Regu darat melakukan penyisiran sejauh 4 kilo dari lokasi kejadian kecelakaan, sementara regu air menyusuri sungai sejauh 7 kilo sampai muara," ungkapnya.

Dia menyebut 2 perahu karet dan 1 perahu warga diterjunkan untuk membantu proses pencarian kedua korban. Proses pencarian di sungai terkendala banyaknya sisa batang pohon yang tidak terlihat sehingga rawan tertabrak perahu.

"Ada 2 perahu karet yang kita pakai, milik Basarnas dan BPBD. Ada juga 1 perahu warga kita gunakan untuk membantu proses pencairan kedua korban," terangnya.

Diketahui, tiga bocah SD berinisial RA (7), HU (7), dan DA (7) dilaporkan hanyut saat bermain di Sungai Maloso, pada Jumat (5/6) sekitar pukul 10.00 Wita. Korban RA telah ditemukan meninggal dunia pada jarak sekira 500 meter dari lokasi kejadian.

"Sempat dibawa ke Puskesmas Katumbangan, tapi tidak tertolong," salah satu warga, Jamal kepada wartawan, Jumat (5/6).




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads