"Seluruh korban ditemukan dalam keadaan selamat dan selanjutnya dievakuasi menuju Pelabuhan Lalong, Luwuk," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal dalam pernyataannya, Minggu (7/6/2026).
KM Jolor berangkat dari Banggai Laut menuju Penu, Kabupaten Pulau Taliabu, pada Selasa (2/6) sekitar pukul 00.00 Wita. Dalam perjalanan, kapal mendadak mengalami mati mesin.
"Kontak terakhir itu diterima Kamis (4/6) sekitar pukul 17.00 Wita di posisi sekitar 8 nautical mile arah utara Pulau Taliabu," kata Rizal.
Pemilik kapal sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga informasi diteruskan ke Unit Siaga SAR Banggai Laut (Balut) untuk meminta bantuan operasi pencarian dan pertolongan.
Setelah hari ketiga operasi SAR, tim gabungan berhasil menemukan KM Jolor, Minggu (7/6) sekitar pukul 10.12 Wita. Keempat ABK dipastikan dalam kondisi selamat masing-masing bernama Sudur (40), Dani (25), Ode (35) dan Adink (37).
"Ditemukan sekitar 67 nautical mile dari lokasi perkiraan kejadian (LKP), setelah proses evakuasi, KN SAR Bhisma bersama empat ABK bertolak menuju Pelabuhan Lalong sekitar pukul 11.20 Wita," terangnya.
Dengan ditemukannya seluruh korban dalam kondisi selamat, operasi SAR terhadap KM Jolor resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
(sar/ata)










































