Nenek Jumaria, Ikon Haji Dunia Asal Maros Pulang Pakai Mispa-Bawa Boneka Unta

Nenek Jumaria, Ikon Haji Dunia Asal Maros Pulang Pakai Mispa-Bawa Boneka Unta

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Kamis, 11 Jun 2026 19:16 WIB
Nenek Jumaria (tengah), tiba di Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Foto: Nenek Jumaria (tengah), tiba di Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). (Reinhard Soplantila/detikSulsel)
Maros -

Sebanyak 393 jemaah haji kelompok terbang (kloter) 14 Debarkasi Makassar telah tiba di Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Di antara ratusan jemaah, ada nenek Jumaria (70) buruh tani asal Kabupaten Maros yang merupakan ikon Makkah Route 2026.

Pantauan detikSulsel, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 15.10 Wita, para jemaah haji itu tiba menggunakan bus dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Saat tiba, mereka langsung masuk ke ruangan berdasarkan asal daerah.

Nenek Jumaria bergabung dengan jemaah haji asal Maros lainnya. Dia tampak mengenakan pakaian haji khas Bugis-Makassar atau mispa haji dan kacamata hitam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia kemudian berinteraksi dengan Bupati Maros Chaidir Syam yang menyambut para jemaah haji. Keduanya juga tampak berfoto.

Jumaria mengaku bersyukur seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar. Dia juga kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat.

ADVERTISEMENT

"Perasaannya baik, selama di sana ibadah lancar," ujar Jumaria kepada wartawan di Asrama Haji Sudiang.

Dia juga mengaku membawa sejumlah oleh-oleh untuk keluarga dan tetangganya. Selain kurma, dia membawa lima boneka unta yang akan diberikan ke cucunya.

"Ke sini bawa kurma dan lima unta untuk cucu," katanya.

Meski sudah berusia lanjut, Jumaria menunjukkan kemandiriannya. Dia mengaku mengganti pakaian sendiri dengan mispa saat masih di pesawat.

"Ganti baju tadi di pesawat saya sendiri yang ganti. Baju ini dibeli di Maros," tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya selama menjalankan ibadah haji. Dia berharap bisa kembali ke Tanah Suci menunaikan ibadah umrah.

"Pelayanannya bagus. Harapannya saya mau menabung lagi untuk umrah lagi," ungkapnya.

Diketahui, sosok Jumaria menjadi perhatian publik setelah kisah perjuangannya menabung biaya haji sedikit demi sedikit di dalam ember viral dan menginspirasi banyak orang. Perempuan asal Desa Kurusumange, Maros, itu bahkan masuk dalam dokumentasi promosi internasional haji Arab Saudi 2026.




(hsr/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads