Ulah Pasien RS Wahidin Makassar Ditanya Kondisi Malah Tikam Sesama Pasien

Ulah Pasien RS Wahidin Makassar Ditanya Kondisi Malah Tikam Sesama Pasien

Tim detiksulsel - detikSulsel
Selasa, 16 Jun 2026 07:41 WIB
The greatest fear, an intruder in the house.
Foto: iStock
Makassar -

Seorang pasien pria berinisial NS (55) di RSUP Wahidin Sudirohusodo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), nekat menikam sesama pasien inisial JN (40). Korban ditikam pada saat menanyakan kondisi kesehatan pelaku.

Penganiayaan itu terjadi di salah satu ruang perawatan RSUP Wahidin Makassar, Sabtu (13/6) sore. Polisi menyebut pelaku dan korban sempat menanyakan kondisi kesehatan masing-masing, lalu pelaku tiba-tiba mengambil badik dan menyerang korban.

"Saat korban bertanya kondisi pasien lain dijawab sehat. Tiba-tiba saat korban bertanya ke pelaku, ia menjawab sedang mencuci darah kemudian menyerang dan menikam korban," terang Mustari kepada wartawan, Senin (15/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kompol Mustari mengatakan pihaknya belum mengetahui dari mana asal-usul badik yang digunakan oleh pelaku. Namun, penikaman tersebut membuat korban mengalami luka ringan pada bagian tangan.

"Korban hanya mengalami luka lecet di tangan. Setelah itu suster berteriak dan pelaku lari turun ke bawah, kemudian dikejar oleh orang-orang," ungkap Mustari.

ADVERTISEMENT

Kasus Penikaman Berakhir Damai

Polisi memastikan kasus tersebut tidak berlanjut ke proses hukum. Korban memilih tidak membuat laporan polisi dan menerima permintaan maaf dari pelaku.

"Korban tidak melapor. Masalah selesai saat itu juga secara kekeluargaan dan pelaku sudah meminta maaf," kata Mustari.

Mustari mengatakan pelaku memang sempat berusaha melarikan diri setelah menikam korban. Namun pelaku diamankan hingga akhirnya meminta maaf ke korban.

"Masalah selesai saat itu secara kekeluargaan dan pelaku meminta maaf," katanya.

Pihak kepolisian juga belum menjelaskan motif penikaman tersebut. Namun, pelaku dicurigai mengalami stres terhadap penyakit yang dideritanya.

"Sesama orang sakit itu. Pelaku mengidap penyakit berat dan yang bersangkutan dicurigai mengalami stres," ujarnya.




(hmw/hmw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads