Bulan Muharram menjadi salah satu waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh karena termasuk bulan yang dimuliakan dalam Islam. Di antara hari-hari yang paling istimewa pada bulan ini adalah tanggal 10 Muharram atau yang dikenal sebagai Hari Asyura.
Hari Asyura memiliki makna penting dalam sejarah Islam. Oleh karena itu, muslim juga dianjurkan untuk mengerjakan berbagai amalan sunnah pada tanggal tersebut, salah satunya puasa Asyura yang memiliki keutamaan besar.
Lantas, 10 Muharram 2026 jatuh pada tanggal berapa?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ini detikSulsel telah menyajikan jadwal 10 Muharram 2026 beserta sejumlah amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada Hari Asyura. Simak informasi selengkapnya di bawah ini!
10 Muharram 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa?
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, 10 Muharram 1448 H jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026. Tanggal tersebut juga sejalan dengan ketetapan Muhammadiyah pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Berbeda dengan Muhammadiyah dan Pemerintah, 10 Muharram 1448 H versi Nahdlatul Ulama (NU) jatuh pada Jumat, 26 Juni 2026. Hal ini berdasarkan ketepatan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) yang menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026 melalui Surat Penjelasan Rukyah Muharram 1448 H Nomor 146/PB.08/A.II.11.13/13/06/2026.
Agar lebih jelas berikut jadwalnya:
- 10 Muharram 1448 H Pemerintah dan Muhammadiyah: Kamis, 25 Juni 2026
- 10 Muharram 1448 H NU: Jumat, 26 Juni 2026
Amalan 10 Muharram atau Hari Asyura
Berikut beberapa amalan dan ibadah yang dapat dilakukan umat Islam saat 10 Muharram, sebagaimana disadur dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid:
- Berpuasa Asyura
- Membaca doa Asyura
- Mengusap kepala anak yatim,
- Memuliakan fakir miskin,
- Memberikan ilmu atau kemanfaatan kepada orang lain, misalnya menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat,
- Bershadaqah,
- Melapangkan nafkah dan membelanjakan hadiah untuk anak dan istri,
- Mandi sunnah,
- Bercelak,
- Menjamu orang yang berbuka puasa,
- Memperbanyak shalat sunnah empat rakaat,
- Banyak membaca hasbunallah wani'mal wakil ni'mal mawla wa ni'man nashir,
- Membaca surat al-Ikhlas 1000 kali,
- Melaksanakan shalat Tasbih, dan
- Melakukan silaturahim kepada semua orang, sanak keluarga, orang-orang terdekat, tetangga, maupun orang-orang alim (ahli ilmu).
Keistimewaan 10 Muharram
Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa tanggal 10 Muharram merupakan hari yang istimewa. Sebab pada tanggal tersebut banyak terjadi peristiwa penting yang tercatat dalam sejarah Islam.
Berikut ini peristiwa penting yang terjadi pada 10 Muharram yang dilansir dari laman NU Online:
- Nabi Adam 'alaihissalam bertobat kepada Allah dari dosa-dosanya dan tobat tersebut diterima oleh-Nya.
- Berlabuhnya kapal Nabi Nuh di bukit Zuhdi dengan selamat, setelah dunia dilanda banjir yang menghanyutkan dan membinasakan.
- Selamatnya Nabi Ibrahim 'alaihissalam dari siksa Namrud, berupa api yang membakar.
- Nabi Yusuf 'alaihissalam dibebaskan dari penjara Mesir karena terkena fitnah.
- Nabi Yunus 'alaihissalam selamat, keluar dari perut ikan hiu.
- Nabi Ayyub 'alaihissalam disembuhkan Allah dari penyakitnya yang menjijikkan.
- Nabi Musa 'alaihissalam dan umatnya kaum Bani Israil selamat dari pengejaran Fir'aun di Laut Merah. Beliau dan umatnya yang berjumlah sekitar 500 ribu orang selamat memasuki gurun Sinai untuk kembali ke tanah leluhur mereka.
Itulah jadwal 10 Muharram 1448 H dalam kalender Masehi lengkap amalan yang dianjurkan pada 10 Muharram dan keistimewaannya. Semoga bermanfaat!
(alk/alk)
