Doa Malam 10 Muharram, Lengkap Tata Cara dan Waktu Membacanya

Doa Malam 10 Muharram, Lengkap Tata Cara dan Waktu Membacanya

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Rabu, 24 Jun 2026 18:57 WIB
Ilustrasi muslim berdoa di malam tahun baru Islam 1 Muharram.
Ilustrasi doa malam 10 Muharram (Foto: Gemini AI)
Makassar -

Malam 10 Muharram atau malam Hari Asyura adalah waktu istimewa bagi umat Islam. Hari Asyura ini memiliki nilai spiritual dan nilai sejarah yang mendalam karena menandai berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam.

Sebagai waktu yang istimewa, malam 10 Asyura ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak amalan dan memanjatkan doa kepada Sang Pencipta. Pada malam 10 Muharram ini terdapat doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca yang disebut sebagai doa Asyura.

Mengutip dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, apabila seseorang membaca doa Asyura sebanyak 41 kali, maka hatinya tidak akan mati. Menurut Sayyid Ali al-Ajhuri, barang siapa membaca kalimat 'hasbunallah wa ni'mal wakil ni'mal maula wa ni'ma nashir' yang terdapat dalam doa Asyura, maka Allah SWT akan mencegah segala kejelekan yang terjadi pada orang tersebut sepanjang tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas bagaimana bacaan doa malam 10 Muharram yang dianjurkan tersebut? Simak berikut ini bacaan lengkapnya, lengkap dengan ketentuan waktu pelaksanaannya!

Doa Malam 10 Muharram

Berikut bacaan doa Asyura selengkapnya dalam tulisan Arab, Latin, dan terjemahannya yang dibaca pada malam 10 Muharram:

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلِ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرِ. سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَأَ مِنَ اللَّهِ إِلَّا إِلَيْهِ سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ. وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ. وَهُوَ حَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيلِ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Arab Latin: Hasbunallaah wani'mal wakil, ni'mal maulaa wani'man nashiir. Subhaanallaahi mil-al miizaani wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridhaa wazinatal 'arsyi. Laa malja-a minallaahi illaa ilaihi subhaanallaahi 'adadasy syaf'i wal witir. Wa 'adada kalimatillaahit taammaati kullaha, nas-alukas salaamata birahmatika yaa arhamar raahimiin. Walaa haula walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim. Wahuwa hasbunaa wani'mal wakil, ni'mal maulaa wani'man nashiir. Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihii washahbihii wasallam.

Artinya: "Cukuplah Allah yang menjadi penolong dan kami, dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung. Maha Suci Allah sepenuh mizan (timbangan), setinggi ilmu, sebanyak keridhaan, dan setimbang 'Arsy. Tiada tempat untuk menyelamatkan diri, dan tiada tempat untuk bersandar, melainkan kepada Allah. Maha Suci Allah sebanyak bilangan yang genap dan ganjil, dan sebanyak kalimat yang sempurna kesemuanya. Saya memohon keselamatan kepada-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dan, tiada daya dan kekuatan, melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Cukuplah Allah yang memeliharaku, tempatku berpegang, dan sebaik-baiknya Pemberi pertolongan. Semoga Allah memberikan rahmat atas nabi kita, penghulu kami, Muhammad. Kemudian, juga kepada keluarga dan para sahabat nabi ke semuanya."

Waktu Membaca Doa Malam 10 Muharram

Sesuai dengan namanya, doa Asyura ini dibaca pada 10 Muharram, tepatnya setelah melakukan shalat Maghrib begitu memasuki Hari Asyura. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, tanggal 10 Muharram atau Hari Asyura jatuh pada tanggal 25 Juni 2026.

Sementara itu, berdasarkan ketetapan Nahdlatul Ulama (NU), tanggal 10 Muharram bertepatan dengan 26 Juni 2026. Artinya, penetapan ini sehari lebih lambat dari versi pemerintah dan Muhammadiyah.

Berhubung pergantian hari dalam kalender Hijriah terjadi pada waktu Maghrib, maka tanggal 10 Muharram sudah dimulai sejak malam hari sebelumnya.

Dengan demikian, waktu membaca doa Asyura versi penetapan pemerintah dan Muhammadiyah dapat dimulai sejak Rabu 24 Juni 2026 setelah memasuki Waktu Maghrib. Sementara itu, waktu membaca doa Asyura berdasarkan ketetapan NU adalah Kamis, 25 Juni 2026 setelah Maghrib.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini jadwal membaca doa Asyura di tahun 2026:

Waktu Baca Doa Asyura Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

  • 10 Muharram 1448 H: Rabu 24 Juni 2026 (setelah Maghrib)

Waktu Baca Doa Asyura Versi Nahdlatul Ulama

  • 10 Muharram 1448 H: Kamis 25 Juni 2026 (setelah Maghrib)

Tata Cara Baca Doa Malam 10 Muharram/Asyura

Masih dalam buku yang sama, dijelaskan bahwa doa 10 Muharram dapat dibaca secara langsung atau diawali dengan sholat sunnah terlebih dahulu.

Jika diawali dengan sholat sunnah, sholat dilakukan sebanyak empat rakaat dengan dua kali salam. Pada setiap rakaat, dianjurkan membaca surah Al-Fatihah dan Al-Ikhlas sebanyak 50 kali.

Setelah melaksanakan salat sunah tersebut, baru dilanjutkan membaca 10 Muharram/doa Asyura. Doa Asyura dianjurkan dibaca sebanyak 7 kali, namun lebih utama dibaca sebanyak 70 kali.

Berikut panduan cara baca doa 10 Muharram:

  • Diawali dengan melaksanakan sholat sunnah 4 rakaat dengan 2 kali salam;
  • Pada setiap rakaat membaca surah Al-Fatihah dan Al-Ikhlas sebanyak 50 kali;
  • Setelah salam, dilanjutkan membaca doa Asyura;
  • Doa Asyura dianjurkan dibaca 7 kali, namun lebih utama 70 kali.

Demikianlah ulasan bacaan doa malam 10 Muharram, lengkap dengan tata cara dan waktu membacanya. Semoga bermanfaat!




(urw/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads