Tanggal 10 Muharram atau yang dikenal sebagai Hari Asyura menjadi salah satu momen istimewa dalam Islam. Pada hari ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Salah satu doa yang dapat dibaca umat Islam pada 10 Muharram tersebut adalah doa Asyura. Doa ini berisi pujian kepada Allah SWT, permohonan keselamatan serta pertolongan-Nya, sekaligus shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Agar dapat mengamalkannya dengan benar, penting untuk mengetahui waktu membaca doa Asyura. Simak selengkapnya berikut ini!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doa Asyura 10 Muharram Dibaca Kapan?
Dilansir dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, doa Asyura umumnya dibaca setelah sholat Maghrib pada malam 10 Muharram atau malam Hari Asyura.
Mengacu Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, 10 Muharram atau Hari Asyura jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026. Sementara itu, tanggal 10 Muharram berdasarkan ketetapan Nahdlatul Ulama (NU) jatuh pada Jumat, 26 Juni 2026.
Sebagaimana diketahui, pergantian hari dalam kalender Hijriah dimulai sejak terbenamnya Matahari atau memasuki waktu Maghrib. Oleh karena itu, malam Hari Asyura telah dimulai sejak malam hari sebelumnya.
Dengan demikian, waktu membaca doa Asyura berdasarkan penetapan pemerintah, Muhammadiyah, dan NU adalah sebagai berikut:
- Pemerintah dan Muhammadiyah: Rabu, 24 Juni 2026 (setelah Maghrib)
- Nahdlatul Ulama: Kamis, 25 Juni 2026 (setelah Maghrib)
Doa Asyura 10 Muharram Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Berikut bacaan doa Asyura 10 Muharram lengkap dalam teks Arab, Latin, dan terjemahannya yang dapat dibaca sebanyak 7 atau 70 kali:
Doa Asyura Arab
حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلِ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرِ سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَأَ مِنَ اللَّهِ إِلَّا إِلَيْهِ سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ. وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِي الْعَظِيمِ. وَهُوَ حَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيلِ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Doa Asyura Latin
Hasbunallaah wani'mal wakil, ni'mal maulaa wani'man nashiir. Subhaanallaahi mil-al miizaani wa muntahal 'ilmi wa mablaghar ridhaa wazinatal 'arsyi. Laa malja-a minallaahi illaa ilaihi subhaanallaahi 'adadasy syaf'i wal witir. Wa 'adada kalimatillaahit taammaati kullaha, nas-alukas salaamata birahmatika yaa arhamar raahimiin. Walaa haula walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim. Wahuwa hasbunaa wani'mal wakil, ni'mal maulaa wani'man nashiir. Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihii washahbihii wasallam.
Arti Doa Asyura
"Cukuplah Allah yang menjadi penolong dan kami, dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung. Maha Suci Allah sepenuh mizan (timbangan), setinggi ilmu, sebanyak keridhaan, dan setimbang 'Arsy. Tiada tempat untuk menyelamatkan diri, dan tiada tempat untuk bersandar, melainkan kepada Allah. Maha Suci Allah sebanyak bilangan yang genap dan ganjil, dan sebanyak kalimat yang sempurna kesemuanya. Saya memohon keselamatan kepada-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dan, tiada daya dan kekuatan, melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Cukuplah Allah yang memeliharaku, tempatku berpegang, dan sebaik-baiknya Pemberi pertolongan. Semoga Allah memberikan rahmat atas nabi kita, penghulu kami, Muhammad. Kemudian, juga kepada keluarga dan para sahabat nabi kesemuanya."
Demikianlah penjelasan waktu membaca doa Asyura beserta bacaan lengkapnya. Semoga bermanfaat!
(alk/alk)
