IAS Klaim Didukung 15 DPD II Maju Musda Golkar Sulsel Usai Terima Diskresi

IAS Klaim Didukung 15 DPD II Maju Musda Golkar Sulsel Usai Terima Diskresi

Sahrul Alim - detikSulsel
Senin, 29 Jun 2026 10:40 WIB
Ilham Arief Sirajuddin (IAS) kumpukan DPD II usai menerima diskresi maju di Musda Golkar Sulsel.
Ilham Arief Sirajuddin (IAS) kumpukan DPD II usai menerima diskresi maju di Musda Golkar Sulsel. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) panen dukungan DPD II untuk maju di Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) usai menerima diskresi Ketum Golkar Bahlil Lahadalia. IAS mengklaim sudah menerima 15 dukungan DPD II Golkar kabupaten/kota.

Rekomendasi itu diterima IAS saat pertemuan tertutup di kediamannya, Jalan Batu Putih, Makassar, Minggu (28/6/2026) siang. Selain silaturahmi, pertemuan itu juga menjadi ajang sejumlah Ketua DPD II Golkar kabupaten/kota menyampaikan sikap politiknya menjelang musda.

"Alhamdulillah hari ini yang datang lebih dari separuh dan menyampaikan (dukungan) serta dan ada yang tidak sempat datang. Totalnya yang menyampaikan (dukungan) itu ada 15 pemilik suara, yang sudah menyampaikan sikap dan memberikan rekomendasi dukungan," ungkap IAS kepada wartawan di lokasi usai pertemuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IAS mengaku acara pertemuan ini baru dihadiri 12 ketua DPD II secara langsung dan menyerahkan rekomendasi dukungan. Sementara 3 DPD lainnya diwakili oleh pimpinan DPD II seperti sekretaris dan ketua harian.

"Ada DPD II dengan ormas (Golkar Sulsel) lengkap, sayap partai, hingga organisasi pendiri dan didirikan. Jadi lengkap lah semua," jelas IAS.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, DPD II yang hadir langsung yakni Ketua Golkar Soppeng, Andi Kaswadi Razak; Ketua Golkar Luwu Timur, Aripin; Ketua Golkar Palopo, Rahmat Masri Bandaso; Plt Ketua Golkar Barru, Rahman Pina; Ketua Golkar Sinjai, Kartini Ottong; dan Ketua Golkar Tana Toraja, Victor Datuan Batara.

Selanjutnya, Ketua Golkar Toraja Utara, Yohanis Bassang; Ketua Golkar Pangkep, Andi Ilham Zainuddin; Ketua Golkar Bone, Andi Fashar Padjlangi. Sedangkan, beberapa yang hadir mewakili ketua yakni Sekretaris Golkar Bulukumba, Arkam; Sekretaris Golkar Sidrap, Ahmad Shalihin Halim; Sekretaris Golkar Maros; serta suami dari Ketua Golkar Parepare, yakni Taufan Pawe.

Sementara itu, beberapa yang tidak hadir dan tidak diwakili namun telah menyatakan dukungan secara lisan yakni Golkar Selayar. Sedangkan Golkar Luwu Utara juga sudah menyerahkan surat dukungannya secara virtual.

"Dan saya kira, kita jangan kemudian mau mengadu antara dukungan antar figur. Tapi inilah realita dan fakta yang kemudian setelah keluarnya diskresi dari Ketum DPP Golkar (Bahlil Lahadalia) kepada saya," kata IAS.

IAS lalu mengajak kepada pengurus DPD II untuk bijak dalam menyikapi putusan diskresi yang dikeluarkan oleh DPP Golkar. Bagi IAS, diskresi bukan hanya soal rekomendasi, melainkan kebijakan partai yang mesti dikawal oleh kader dan pengurus.

"Sehingga teman-teman yang sadar akan tanggung jawab akhirnya memberikan dukungan. Tidak mengatakan bahwa Pak Appi itu tidak bagus, cuman kebetulan teman-teman (DPD II atau pemilik suara) melihat bahwa saya mendapatkan resku dari DPP Golkar untuk maju mencalonkan Ketua Golkar Sulsel," pungkasnya.

Sementara itu, sejumlah pimpinan dari barisan organisasi kemasyarakatan (Ormas) pendiri, didirikan, dan sayap Golkar di Sulsel juga memberikan dukungan ke IAS. Di antaranya, SOKSI Diwakili oleh Andi Patarai Amir dan sekertarinya Nasruddin Upel, sementara AMPI Sulsel diwakili Bendahara, Erno.

AMPG diwakili Ketua Rahman Pina dan Sekretarisnya, Zulham Arief, lalu KPPG diwakili oleh Sekretaris Harniati Dahlan. HWK diwakili oleh Andi Astuti Attas, Ketua MKGR Taufan Pawe, Ketua MDI Rahim P Sanjata.

Sebagai informasi, penyerahan surat diskresi untuk IAS dilakukan di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (24/6) malam. Surat diskresi itu diterima langsung IAS dan disaksikan Waketum DPP Golkar Wihaji hingga Bendum Sari Yuliati dan Sekjen Sarmuji.

"(Surat diskresi) sudah sama IAS," ujar Plt Ketua Golkar Sulsel Muhidin Mohamad Said kepada detikSulsel, Rabu (24/6).

Muhidin belum menjelaskan lebih jauh soal isi diskresi tersebut termasuk terkait jadwal Musda Golkar Sulsel. Dia hanya memastikan penyerahan surat diskresi untuk IAS berlangsung di DPP Golkar.

"Diserahkan jam 19.00 tadi di DPP Golkar," singkat Muhiddin.

Diketahui, penyerahan surat rekomendasi untuk IAS turut disaksikan dua politikus Golkar asal Sulsel. Keduanya adalah Nurdin Halid dan Supriansah.




(asm/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads