Wanita berinisial HR (29), penjaga portal parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) mengaku dikeroyok 6 orang keluarga pasien. Korban telah melaporkan kasus dugaan penganiayaan itu ke polisi.
"Jadi saya dikeroyok saat mau buka pintu portal," ujar HR kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di area RSUD Mamuju Tengah, Kecamatan Tobadak pada Selasa (27/1) sekitar pukul 02.00 Wita. Korban mengaku dikeroyok oleh pria berinisial RD bersama lima temannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
HR mengatakan saat kejadian ada beberapa kendaraan yang sedang antre di portal. Dia pun kaget saat RD tiba-tiba mendatanginya dan langsung melakukan pemukulan.
"Saya tidak terima dipukul jadi saya balas. Kemudian ada 5 orang yang lihat di situ napukulka (mereka pukul) juga," terangnya.
HR mengaku mengalami memar di bagian kepala akibat pengeroyokan itu. Dia pun telah menjalani visum dan melaporkan kasus itu ke Polres Mateng yang teregister dengan perkara Nomor: LP/B/4/2026/SPKT/POLRES MAMUJU TENGAH/ POLDA SULAWESI BARAT.
Kasi Humas Polres Mamuju Tengah Iptu Saldi M membenarkan adanya laporan kasus dugaan pengeroyokan itu. Pihaknya saat ini tengah mendalami laporan tersebut.
"Iya sudah ada laporannya," singkat Saldi.
(hsr/asm)










































