Makam Tahanan Rutan Sidrap Dibongkar Usai Diduga Tewas Dianiaya Petugas

Makam Tahanan Rutan Sidrap Dibongkar Usai Diduga Tewas Dianiaya Petugas

Muhclis Abduh - detikSulsel
Senin, 30 Mar 2026 18:12 WIB
Makam Muh Taufik dibongkar untuk autopsi setelah keluarga curiga ia tewas dianiaya petugas rutan. Proses autopsi diharapkan ungkap penyebab kematian.
Foto: Makam Muh Taufik dibongkar untuk autopsi setelah keluarga curiga ia tewas dianiaya petugas rutan. (dok. istimewa)
Sidrap -

Makam tahanan bernama Muh Taufik (29) yang dilaporkan tewas akibat gantung diri di rumah tahanan (rutan) Kelas II B Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), dibongkar. Pihak keluarga meminta jenazah diautopsi karena curiga korban tewas dianiaya petugas rutan.

"Iya, kami dari pihak keluarga mengajukan untuk autopsi," ujar paman korban, Safaruddin Dg Nompo kepada detikSulsel, Senin (30/3/2026).

Makam Muh Taufik di Desa Bila Riase, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap dibongkar pada Senin (30/3) sekitar pukul 10.00 Wita. Proses pembongkaran disaksikan perwakilan pihak keluarga, Rutan Kelas II B Sidrap, perwakilan pemda, DPRD Sidrap dan aparat kepolisian dari Tim Kedokteran Forensik (Dokpol) Polda Sulsel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Safaruddin mengatakan pihak keluarga meminta dilakukan autopsi karena ada dugaan Muh Taufik tewas karena dianiaya petugas. Meski pihak Rutan Kelas II Sidrap menyampaikan Muh Taufik tewas gantung diri.

"Kami mendapatkan dua informasi berbeda. Petugas Lapas (Rutan) mengatakan bahwa bunuh diri, sedangkan informasi dari temannya bahwa dia dipukul, sudah dua hari dipukul. Saya sangat yakin ponakan saya ini tidak bunuh diri," bebernya.

ADVERTISEMENT

Dia berharap proses autopsi yang dilakukan Dokpol Polda Sulsel dapat mengungkap secara medis penyebab kematian Muh Taufik. Pihak keluarga ingin mendapatkan kejelasan terkait penyebab kematian Muh Taufik.

"Tentunya harapan kami dari keluarga penyebab kematian korban dapat diungkap melalui proses autopsi ini agar ponakan saya mendapatkan keadilan," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Muh Taufik dilaporkan tewas di RSUD Nene Mallomo Sidrap, Selasa (17/3) sekitar pukul 09.52 Wita. Pihak rutan menyebut korban berupaya mengakhiri hidupnya menggunakan sarung.

"Petugas jaga menerima laporan dari penghuni kamar bahwa ada seorang narapidana yang melakukan upaya bunuh diri. Korban ditemukan dalam posisi leher tergantung menggunakan kain sarung yang diikatkan di jendela ventilasi kamar," ujar Kepala Rutan Kelas IIB Sidrap, Perimansyah kepada detikSulsel, Minggu (22/3).




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads