5 Oknum TNI-1 Polisi Keroyok Pengunjung Kafe di Torut gegara Tak Diberi Minum

5 Oknum TNI-1 Polisi Keroyok Pengunjung Kafe di Torut gegara Tak Diberi Minum

Ricdwan Abbas - detikSulsel
Jumat, 03 Apr 2026 13:30 WIB
5 oknum TNI dan 1 polisi diduga terlibat pengeroyokan di sebuah kafe di Toraja Utara.
Foto: 5 oknum TNI dan 1 polisi diduga terlibat pengeroyokan di sebuah kafe di Toraja Utara. (dok. Istimewa)
Toraja Utara -

Lima oknum TNI dan satu polisi diduga mengeroyok pengunjung kafe di Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel). Pengeroyokan diduga dipicu karena persoalan sepele setelah pelaku tidak diberi minuman oleh korban.

Pengeroyokan terjadi di Cafe Valeri, Jalan Pongtiku, Rantepao, pada Rabu (1/4/2026). Pihak TNI tengah menyelidiki keterlibatan oknum prajurit yang terlibat

"Benar, kita sudah terima laporan. Ada 5 anggota kita yang terlibat," ujar Komandan Kodim (Dandim) 1414 Tana Toraja, Letkol Inf Armal kepada detikSulsel, Kamis (2/4).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Total ada 4 orang yang merupakan dua pria dan wanita yang diduga menjadi korban. Mereka mengalami luka di kepala dan sekujur tubuhnya.

Armal belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait kasus itu. Pihaknya masih mendalami peran masing-masing oknum prajurit TNI.

ADVERTISEMENT

"Anggota yang terlibat sudah kita amankan dan akan kita naikkan kasusnya ke POM TNI. Untuk identitas, belum bisa kita sampaikan," ujarnya.

Sementara Kasi Propam Polres Toraja Utara, Iptu Damianus membenarkan keterlibatan salah satu aparat kepolisian. Pihaknya telah menerima laporan korban.

"Untuk sementara kita sudah terima laporan dan sementara kita lidik. Menurut keterangan pelapor, pemukulan karena persoalan minuman," ujar Damianus.

Dia memastikan akan mengusut tuntas kasus ini. Apabila terbukti terlibat, pelaku akan diproses pidana.

"Saat ini kami sedang mendalami dengan mengumpulkan bukti-bukti terkait keterlibatan oknum anggota. Jika terbukti, pihak Reskrim yang akan memproses secara pidana. Kanit Provos juga sedang memeriksa saksi-saksi," ujarnya.

Diketahui, pengeroyokan itu terekam kamera yang videonya viral di media sosial. Dalam video beredar, tampak seorang pria berbaju kaos hitam melakukan pemukulan.

Pria berbaju warna putih lantas memukul pria berbaju hitam itu. Beberapa orang lainnya kemudian terlihat memukul sejumlah orang lain yang tergeletak di lantai.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads