Kakek 66 Tahun di Polman Tikam Ponakan gegara Suka Menghindar Saat Ditemui

Sulawesi Barat

Kakek 66 Tahun di Polman Tikam Ponakan gegara Suka Menghindar Saat Ditemui

Abdy Febriady - detikSulsel
Minggu, 07 Jun 2026 20:20 WIB
Polisi menangkap kakek berinisial AT (66) usai menikam ponakannya inisial WR (56) di Polman.
Foto: Polisi menangkap kakek berinisial AT (66) usai menikam ponakannya inisial WR (56) di Polman. (Dok. Istimewa)
Polman -

Pria berinisial AT (66) diamankan usai menikam ponakannya inisial WR (56) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) gegara kesal korban kerap menghindar jika dijumpai. Pelaku menikam korban menggunakan pisau dapur saat berada di pasar.

"Antara pelaku dan korban ada ikatan kekeluargaan dimana pelaku adalah om korban," kata Kapolsek Binuang, Iptu Rahman dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).

Insiden itu terjadi di Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Minggu (7/6) sekira pukul 06.30 Wita. Korban yang menderita sejumlah luka akibat tusukan kini menjalani perawatan di RSUD Hajja Andi Depu Polewali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban alami sejumlah luka. Kini jalani perawatan di rumah sakit," ungkapnya.

Rahman mengungkap kronologi kejadian bermula ketika pelaku hendak mengklarifikasi alasan korban yang kerap menghindar saat akan ditemui. Namun maksud pelaku tak bersambut sesuai harapan.

ADVERTISEMENT

"Pada saat korban ke pasar pelaku langsung mengikuti. Tetapi korban langsung menghindar ketika bertemu dengan pelaku," terangnya.

"Sehingga pelaku langsung mengikuti korban dari belakang, kemudian menikam korban beberapa kali menggunakan pisau dapur," sambung Rahman.

Menurut Rahman, pelaku menghentikan aksinya usai melihat korban tidak berdaya. Sebelum diamankan petugas, pelaku masih sempat meminta warga mengganti bajunya yang terkena percikan darah.

"Melihat korbannya tidak berdaya pelaku langsung menghentikan penikamannya dan meminta kepada orang sekitar untuk mengganti baju yang terkena percikan darah," terangnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, terungkap motif penikaman ini karena pelaku kesal dengan korban yang selalu menghindar jika dijumpai. Sementara korban diketahui menghindari pelaku lantaran kerap marah jika tidak diberi uang rokok.

"Pelaku menikam karena jengkel dengan korban yang selalu menghindar apabila bertemu. Sementara korban menghindari karena pelaku selalu meminta uang rokok, dan marah apabila tidak diberi," bebernya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku telah diserahkan ke Satreskrim Polres Polman. Polisi juga mengamankan pisau dapur yang dipakai pelaku menikam korban.

"Pelaku diserahkan ke Satreskrim Polres Polman untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara senjata tajam jenis pisau dapur dan baju yang dipakai pelaku turut diamankan sebagai barang bukti," pungkas Rahman.




(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads