Pria di Jeneponto Perkosa dan Bunuh Tantenya Sendiri Usai Cinta Ditolak

Pria di Jeneponto Perkosa dan Bunuh Tantenya Sendiri Usai Cinta Ditolak

Reindhard Soplantila - detikSulsel
Senin, 08 Jun 2026 18:12 WIB
Polisi ungkap motif WB (30) yang memperkosa dan membunuh tantenya, BDN (50), setelah cintanya ditolak.
Ilustrasi. Foto: (A.Prasetia/BeritaKlik)
Jeneponto -

Polisi mengungkap motif pria inisial WB (30) memperkosa dan membunuh tantenya sendiri berinisial BDN (50) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku ternyata sempat jatuh cinta kepada korban yang sudah berstatus janda, namun cintanya ditolak.

"Motifnya itu dia suka korban. Jadi itu memang kebetulan korban statusnya janda dan pelaku WB dia juga bujang, akhirnya suka tetapi korban tidak mau," ujar Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman Matasa kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Setelah cintanya ditolak, pelaku kemudian berpikir keras untuk mendapatkan cinta korban. Namun karena pelaku yang sudah kehabisan akal, ia pun memilih untuk nekat memasuki rumah korban usai meminum minuman keras.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi dia berusaha bagaimana caranya bisa dapatkan korban dan dia pergi minum (miras). Habis minum masuk itu rumah (korban) lewat pintu belakang," kata Nurman.

Nurman menambahkan, saat itu korban sempat mendengar pelaku dan melakukan pengecekan ke arah belakang rumahnya. Akan tetapi, pelaku yang sudah nekat langsung membawa korban ke dalam kamarnya dan melakukan pemerkosaan.

ADVERTISEMENT

"Korban ini dengar ada yang masuk ke rumah dan dia berusaha untuk melihat. Setelah dia berusaha cek ternyata betul, di situ langsung dipeluk dan dibawa pelaku masuk ke kamar korban," Jelas Nurman.

Korban sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya pelaku menyumbat mulut wanita tersebut dengan kain sarung. Akibatnya, korban kemudian meninggal dunia dan pelaku kembali melakukan pemerkosaan.

"Korban meronta-ronta melakukan perlawanan, hingga akhirnya pelaku ini mengambil kain berupa sarung yang ada di situ untuk menyumbat mulutnya. Akibatnya korban tidak bisa bernafas dan di situ meninggal kemudian dia perkosa lagi," tutup Nurman.

Diketahui, WB ditangkap polisi usai 16 bulan buron. Pelaku ditangkap di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Jumat (5/6). Pelaku diamankan atas dukungan personel Resmob Polda Sulsel dan Jatanras Polresta Palu.

Kasus tersebut bermula dari penemuan jasad wanita dalam kondisi membusuk di rumahnya pada 4 Februari 2025. Polisi pun melakukan penyelidikan hingga diketahui wanita itu merupakan korban pembunuhan.

"Setelah itu kami melakukan penyelidikan, mencari informasi dan mengarah kepada satu orang yang kemudian kami curigai," kata Kanit Resmob Pegasus Polres Jeneponto, Aiptu Abdul Rasyad kepada wartawan, Sabtu (6/6).




(asm/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads