Polisi menangkap remaja berinisial AD (17) usai membunuh wanita bernama Abi Limbong (21) di area persawahan Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku ternyata sepupu korban dan masih berstatus pelajar SMA.
"Pelaku yakni sepupu dua kali korban yang tinggal tepat di samping rumahnya," kata Kapolsek Mangkutana, Iptu Muh Junus kepada detikSulsel, Kamis (11/6/2026).
Junus mengatakan pihaknya menemukan jejak kaki pelaku saat olah tempat kejadian perkara (TKP). Jejak kaki pelaku kemudian ditelusuri hingga di samping Gereja GPDI yang berada di depan rumah korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari hasil olah TKP personel menemukan jejak kaki terduga pelaku yang setelah ditelusuri sampai di samping gereja GPDI," bebernya.
Saat penelusuran jejak pelaku, seorang warga menemukan sebuah celana pendek yang dipenuhi lumpur berada di samping gereja. Diketahui, celana itu milik AD.
"Setelah personel mencari memeriksa celana pendek tersebut diketahui adalah milik AD yang tinggal persis di samping rumah korban," terang Junus.
Polisi kemudian mendatangi rumah AD untuk mencari bukti tambahan. Polisi pun menemukan bekas lumpur di dalam kamar mandi, namun AD sudah melarikan diri lewat pintu belakang.
"Dengan ditemukannya barang bukti serta petunjuk tersebut sehingga kuat dugaan pelaku adalah AD," ungkapnya.
Pelarian AD tidak berlangsung lama, dia ditangkap 9 jam setelah jasad korban ditemukan. Pelaku telah diamankan di Polsek Mangkutana untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Diamankan 9 jam usai penemuan jasad, diamankan di daerah situ ji," imbuhnya.
Diketahui, korban ditemukan tewas di persawahan dekat SMP 1 Kalaena, Desa Kalaena Kiri, Kecamatan Kalaena, pada Kamis (11/6) pagi. Korban ditemukan meninggal dengan kepala bersimbah darah.
"Ada ka' di lokasi pas diangkat, ada darah di kepalanya dan badan penuh lumpur," ucap warga setempat Bernama Uci kepada wartawan.
(hsr/hsr)










































