Siswa SMP berinisial S (11) di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (Sulut) diduga di-bully dan dianiaya sejumlah temannya di lapangan sekolah. Orang tua korban yang tidak terima telah melaporkan kasus ini ke polisi.
"Korban SMP, laki-laki berinisial S. Terduga pelaku rekan korban," ujar Kapolsek Ranoyapo Iptu Denny Lengkong kepada BeritaKlik, Kamis (11/6/2026).
Peristiwa itu terjadi di lapangan sekolah di Desa Mopolo, Kecamatan Ranoyapo, Minahasa Selatan pada Selasa (9/6). Video perundungan itu baru viral di media sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Denny mengatakan korban dan orang tuanya telah membuat laporan di Polsek. Namun laporan korban dilimpahkan ke Polres Minahasa Selatan untuk penanganan lebih lanjut.
"Di Polsek tidak ada lidik dan sidik, jadi laporannya kami arahkan ke Polres," katanya.
Denny mengaku tidak mengetahui pasti penyebab hingga kronologi kejadian tersebut. Pasalnya, korban dan orang tuanya masih menjalani pemeriksaan di Polres.
"Korban dan orang tuanya didampingi perangkat Desa Mopolo Esa dan anggota Polsek Ranoyapo saat melapor ke Polres Minsel," imbuhnya.
Dalam video berdurasi 2 menit 34 detik, tampak korban mengalami perundungan oleh sejumlah rekannya. Salah satu pelaku terlihat menendang korban hingga terkapar.
Korban yang terkapar terus mendapat perlakuan kasar dari pelaku. Terlihat pelaku menyiram air dari genangan di lapangan ke korban yang tampak tidak sadarkan diri.
Salah satu pelaku bahkan mencoba membangunkan paksa korban. Namun korban terlihat kembali terjatuh ke tanah.
Aksi perundungan itu disaksikan sejumlah rekan korban yang lainnya. Ada beberapa yang berteriak agar pelaku berhenti menganiaya korban.
(hsr/ata)










































