Seorang gadis ABG berinisial DEP (15) tewas dibakar ibu tirinya inisial DY (67) di Kabupaten Jayapura, Papua, setelah terlibat cekcok. Korban sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama 12 hari sebelum akhirnya meninggal dunia.
"Korban meninggal dunia setelah 12 hari menjalani perawatan medis," kata Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).
Peristiwa terjadi di sebuah kedai pinang yang berada di pinggir jalan menuju Kalkhote, Kampung Nolokla, Sentani Timur, Sabtu (6/6) sekitar pukul 22.40 WIT. Korban mengalami luka bakar serius di sejumlah tubuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang perempuan berinisial DEP mengalami luka bakar serius hingga akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama 12 hari di Rumah Sakit Dian Harapan," tegasnya.
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan. Berdasarkan keterangan saksi, aksi itu berawal dari cekcok antara korban dan pelaku.
"Dari hasil keterangan sejumlah saksi, peristiwa tersebut diduga bermula saat terjadi pertengkaran antara korban dan terduga pelaku," ungkap Axel.
"Dalam kondisi emosi, terduga pelaku diduga menyiramkan bahan bakar kepada korban dan kemudian menyalakan api hingga menyebabkan tubuh korban terbakar," lanjutnya.
AKP Axel mengatakan korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari meminta pertolongan warga dan menceburkan diri ke dalam bak penampungan air. Selanjutnya warga membawa korban ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.
Sementara pelaku, langsung diamankan oleh warga sekitar. Pelaku kemudian diserahkan oleh warga setelah polisi tiba di lokasi.
"Saat ini pihak keluarga korban belum membuat laporan polisi secara resmi baik di Polres Jayapura maupun di Polsek Sentani Timur. Sampai saat ini kami masih menunggu pihak keluarga korban untuk membuat laporan polisi sebagai dasar proses hukum lebih lanjut," katanya.
(asm/sar)
