Kongkalikong Maling dan Ketua RT Gasak Mobil Warga di Kendari

Kongkalikong Maling dan Ketua RT Gasak Mobil Warga di Kendari

Tim BeritaKlik - detikSulsel
Minggu, 28 Jun 2026 07:00 WIB
Tangkapan layar rekaman CCTV maling panjat plafon rumah warga di Kendari.
Foto: Tangkapan layar rekaman CCTV maling panjat plafon rumah warga di Kendari. (Dok. Istimewa)
Kendari -

Pria berinisial RZ (31) ditangkap usai terekam CCTV mencuri mobil warga bernama Lilik di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). RZ ternyata terlibat kongkalikong dengan Ketua RT setempat inisial H yang juga telah diamankan polisi.

Kasus pencurian ini terjadi di Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kendari, pada Selasa (23/6) dini hari. Pelaku beraksi dengan memanjat plafon kemudian masuk ke rumah korban mengambil kunci mobil.

"Iya pelaku sudah ditangkap," ujar Kasatreskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Welliwanto mengatakan pelaku ditangkap di lokasi persembunyiannya masih di wilayah Kendari. Pelaku berencana membawa mobil hasil curiannya itu ke Kota Baubau untuk dijual.

"Pelaku rencananya mau dibawa ke Baubau dan dijual di sana," terang Welliwanto.

ADVERTISEMENT

Pelaku Sempat Kerja di Rumah Korban

Setelah ditangkap, terungkap bahwa pelaku sempat bekerja di rumah korban sebagai tukang. Korban mempekerjakan pelaku karena direkomendasikan oleh ketua RT setempat.

"Iya dia sempat kerja sama saya, jadi tukang," kata korban bernama Lilik kepada wartawan, Jumat (26/6).

Dia mengatakan aksi pencurian di rumahnya sudah berlangsung selama dua kali. Pelaku awalnya mengambil sejumlah barang elektronik dan aksi kedua menggasak mobil.

"Sudah dua kali, pertama itu barang elektronik TV dan BPKB mobil. Selang 10 hari kemudian kejadian yang mobil ini," bebernya.

Pelaku Kongkalikong dengan Ketua RT

Dari hasil penyelidikan, pelaku ternyata beraksi atas arahan H selaku ketua RT. H sendiri telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencurian ini.

"Saya tidak curiga karena Pak RT ini yang kenalkan saya untuk bekerja di rumah jadi tukang," ungkap dia.

"Kalau keterangan polisi, pak RT juga ini terlibat. Mereka berdua kerja sama curi mobil saya ini," sambungnya.

Lilik mengaku kesal begitu tahu pelaku adalah orang yang dikenalnya. Apalagi selama bekerja, pelaku bersama istri dan anaknya diperlakukan dengan baik, diberi tempat tinggal dan makan.

"Teganya sama saya, saya kurang apa? Anak dan istrimu saya bawa ke rumah ini, saya kasih makan, saya jamu baik-baik," ujarnya saat dipertemukan dengan pelaku.

Pelaku Terekam CCTV

Terpisah, Kapolresta Kendari Kombes Edwin Lousi Sengka mengatakan pelaku juga mengambil sejumlah barang berharga lainnya. Korban melaporkan mengalami kerugian sebesar Rp 160 juta.

"Dalam aksinya pelaku tak hanya mengambil mobil, tetapi ada dokumen seperti BPKB, barang elektronik di antaranya TV, dan kursi pijat," ungkapnya.

Dari video dilihat BeritaKlik, tampak pelaku menggunakan jaket berwarna hitam dan celana pendek turun dari plafon rumah korban. Pelaku lalu merayap ke lantai dan masuk ke dalam kamar.

Pelaku kemudian mengambil barang berharga korban. Setelah itu, pelaku keluar melewati plafon dan membawa kabur mobil korban.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Saksikan Tradisi Pencak Silat dalam Pesta Adat di Wakatobi"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads