11 Tahanan Kabur dari Polres Kolaka Utara Pakai Selang Air, 1 Ditangkap Lagi

Sulawesi Tenggara

11 Tahanan Kabur dari Polres Kolaka Utara Pakai Selang Air, 1 Ditangkap Lagi

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Kamis, 02 Jul 2026 16:30 WIB
11 tahanan kabur dari Polres Kolaka Utara dengan memanjat memakai selang air.
Foto: 11 tahanan kabur dari Polres Kolaka Utara dengan memanjat memakai selang air. (dok. Istimewa)
Kolaka Utara -

Sebanyak 11 tahanan Polres Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), melarikan diri dari rumah tahanan. Para tahanan diduga meloloskan diri dengan merusak ventilasi bagian atas ruang tahanan sebelum memanjat ke atap gedung menggunakan selang air.

"Iya, benar total 11 tahanan yang melarikan diri dini," kata Kasi Humas Polres Kolaka Utara Aipda Ahmad Saiful dalam keterangannya Kamis (2/7/2026).

Insiden tersebut terjadi di rutan Mapolres Kolaka Utara, Kamis (2/7) sekitar pukul 03.30 Wita. Peristiwa itu diketahui jajaran Polres Kolaka Utara yang kemudian melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anggota langsung melakukan pemeriksaan setelah mengetahui insiden itu," beber Ahmad.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan para tahanan diduga keluar dari sel melalui ventilasi yang telah dirusak. Para tahanan memanjat menggunakan selang air.

ADVERTISEMENT

"Para tahanan diduga melarikan diri dengan cara merusak ventilasi bagian atas ruang tahanan, kemudian memanjat ke atap gedung menggunakan selang air," ujarnya.

Sekitar pukul 04.00 Wita, Kapolres Kolaka Utara AKBP Ritman Todoan Agung Gultom tiba di lokasi kejadian untuk memimpin penanganan. Seluruh personel kemudian dikumpulkan guna mempercepat proses pengejaran.

"Setelah kejadian bapak Kapolres langsung memimpin pelaksanaan pencarian, pengejaran, razia, serta penyekatan di sejumlah titik," jelas Saiful.

Polres Kolaka Utara yang melakukan pengejaran baru menangkap kembali 1 tahanan yang kabur. Pencarian dilakukan secara intensif di sejumlah lokasi, termasuk kawasan pegunungan yang diduga menjadi jalur pelarian.

"Sampai saat ini satu orang tahanan telah berhasil diamankan kembali. Sementara 10 orang tahanan lainnya masih dalam proses pencarian. Operasi pencarian dilakukan secara intensif, termasuk di wilayah pegunungan," pungkasnya.




(sar/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads