Polisi menggagalkan aksi tawuran yang diduga melibatkan 200 anggota geng motor yang terjadi di Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sebanyak 7 orang ditangkap usai polisi membubarkan tawuran yang viral di media sosial ini.
Tawuran antar geng motor ini terjadi di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Tamamaung, Sabtu (9/5) sekitar pukul 02.20 Wita. Jumlah pelaku yang terlibat tawuran diperkirakan mencapai 200 orang.
"Tawuran melibatakn sekitar kurang lebih 200 orang menggunakan sepeda motor. Kemudian dari tim Polsek Panakkukang kerja sama dari Polrestabes Makassar, yaitu Tim Trisula, turun ke lokasi untuk membubarkan kejadian tersebut," kata Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Wahiduddin saat konferensi pers, Sabtu (9/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dibubarkan, polisi menangkap 7 orang pelaku, sementara ratusan lainnya berhasil melarikan diri. Dalam penyisiran di lokasi, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa senjata yang diduga dibuang para pelaku saat melarikan diri.
"Kemudian kita mengamankan 7 orang di TKP, namun untuk yang lain melarikan diri. Kemudian ada beberapa barang bukti yang kita dapatkan di TKP, namun bukan didapat dari pelaku. Karena kemungkinan ini, barang bukti ini dibuang oleh para pelaku. Sehingga, barang bukti itu bukan didapat dari para pelaku," ujarnya.
Saat ini ketujuh orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Panakkukang. Polisi juga masih mendalami motif aksi tawuran tersebut dan menduga kelompok itu merupakan geng motor yang kerap melakukan konvoi malam hari.
"Ini kelompok ini masih kita dalami untuk mencari motifnya, yang sampai saat ini kan kita masih interogasi di Polsek Panakkukang. Tapi saya kira ini memang anak-anak kelompok-kelompok ini yang sering melakukan konvoi-konvoi setiap malam. Diduga ini kelompok-kelompok geng motor," katanya.
Selain di Panakkukang, polisi juga membubarkan keributan lain di wilayah Rappocini pada malam yang sama. Dalam kasus itu, satu orang turut diamankan dan polisi menemukan sejumlah barang bukti di sekitar lokasi kejadian.
"Di Wilayah Polsek Rappocini ada juga kejadian tadi malam, keributan, sempat juga diamankan satu orang yang diduga pelaku. Kemudian barang bukti juga tidak ditemukan padanya. Tapi dilakukan penyisiran ada juga didapat di TKP beberapa senjata. Satu anak panah, kemudian ada ketapel sama sepeda motor," ujarnya.
Wahiduddin memastikan tidak ada korban jiwa dalam 2 insiden tawuran ini. Polisi yang cepat tiba di lokasi berhasil mencegah tawuran makin meluas dan berdampak fatal.
"Kalau ini tidak ada korban jiwa karena cepat dari kita, dari Polsek Panakkukang bekerjasama tim Polrestabes Makassar, yaitu ada dibentuk Tim Trisula. Itulah yang turun cepat sehingga tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan," katanya.
(asm/ata)
