Emosi Sesaat Wanita Makassar Bikin Jari Mahasiswa Nyaris Putus Usai Ditabrak

Emosi Sesaat Wanita Makassar Bikin Jari Mahasiswa Nyaris Putus Usai Ditabrak

Tim detikSulsel - detikSulsel
Minggu, 14 Jun 2026 06:20 WIB
Wanita di Makassar bacok mahasiswa hingga jari tangan korban nyaris putus saat ditangkap.
Foto: Wanita di Makassar bacok mahasiswa hingga jari tangan korban nyaris putus saat ditangkap. (dok. istimewa)
Makassar -

Wanita berinisial KI (31) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menyerang mahasiswa inisial MH (20) menggunakan pisau dapur setelah ditabrak. Emosi sesaat wanita itu membuat korban mengalami sejumlah luka sabetan hingga jarinya nyaris putus.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya pada Selasa (2/6). Saat itu, korban yang mengendarai motor menabrak pelaku yang sedang mengisi angin ban mobilnya di pinggir jalan.

"Menurut keterangan tersangka, korban menabraknya saat sedang mengisi angin ban," ujar Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya Iptu Mataram kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah insiden itu, korban diduga ingin langsung meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Hal tersebut membuat pelaku naik pitam dan melakukan penganiayaan.

"Setelah itu korban diduga mau meninggalkan TKP sehingga pelaku emosi dan melakukan penganiayaan," terang Mataram.

ADVERTISEMENT

Pelaku menganiaya korban menggunakan pisau dapur yang ada di mobilnya. Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka sabetan hingga satu jarinya nyaris putus.

"Korban mengalami luka di bagian tangan, kepala, dan yang paling parah pada kedua jarinya. Satu jari hampir putus dan satu lainnya masih bisa diselamatkan," ungkap Mataram.

Pelaku dan Korban Saling Lapor

Korban yang tidak terima kemudian melaporkan pelaku ke Polsek Biringkanaya. Polisi yang melakukan penyelidikan mengamankan pelaku di sekitar Perumahan Citra Sudiang pada Selasa (9/6).

Saat diamankan, pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan pisau dapur. Barang bukti juga ditemukan masih berada di rumah pelaku.

"Setelah kami amankan, yang bersangkutan mengakui perbuatannya. Kami juga mengamankan barang bukti pisau dapur yang masih tersimpan di rumahnya," katanya.

Mataram mengatakan kasus penganiayaan yang dilaporkan korban ditangani di Polsek Biringkanaya. Sementara laporan pelaku soal kecelakaan yang membuat kakinya terluka juga sedang diproses.

"Kasus penganiayaan ditangani Polsek Biringkanaya, sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas ditangani Unit Laka Lantas Polrestabes Makassar karena korban sudah membuat laporan," pungkas Mataram.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Kakorlantas: Korban Tewas Kecelakaan Turun 25% saat Operasi Lilin 2025"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads