Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus tewasnya pria bernama Anderias Umbujala (54) di indekos Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dari TKP, polisi menyita sebuah cangkul yang penuh darah.
Dari foto diterima detikSulsel, cangkul tersebut berada di lantai dekat tempat tidur. Posisinya persis di samping spring bed tempat korban ditemukan tak bernyawa.
Cangkul tersebut memiliki pegangan kayu dengan panjang sekitar satu meter. Pada bagian mata cangkul terdapat lumuran darah yang sudah kering.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cangkul itu menjadi salah satu barang bukti yang disita oleh tim Inafis Polrestabes Makassar setelah olah TKP. Cangkul itu dibawa untuk pemeriksaan forensik.
Kapolsek Biringkanaya, Kompol Setiawan Malik membenarkan bahwa cangkul itu diamankan dari lokasi. Namun Setiawan tidak menyebutkan barang bukti lain yang diamankan penyidik.
"Ditemukan ada beberapa barang bukti termasuk cangkul (ada darah) yang ada di TKP sudah kita amankan dan nanti diperiksa di forensik," kata Setiawan kepada wartawan, Senin (6/7/2026).
Setiawan mengungkapkan, saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang di atas tempat tidur. Kemudian terdapat luka terbuka pada bagian wajah.
"Kalau kondisi korban tertidur, posisi tidur dan luka terbuka di bagian wajahnya," ungkap Setiawan.
Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Dugaan pembunuhan masih didalami sembari menunggu hasil olah TKP dan pemeriksaan forensik.
"Iya (dugaan pembunuhan), nanti kita selidiki dulu, kita dalami dulu. Nanti secepatnya kami kabari," tutur Setiawan.
Korban sendiri ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya Jalan Lanraki Baru, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, Senin (6/7) pagi. Korban disebut tidak memiliki Riwayat penyakit.
"Enggak ada sakitnya, sehat-sehat. Lukanya di wajah hancur, kayak pukulan benda tumpul," ujar sepupu korban, Marcelinus Umbujala kepada wartawan, Senin (6/7).
(hsr/asm)
