Kronologi Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Wanita Saat Pingsan

Kronologi Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Wanita Saat Pingsan

Ahmad Al Qadri - detikSulsel
Kamis, 05 Feb 2026 18:40 WIB
Kronologi Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Wanita Saat Pingsan
Foto: iStock
Palopo -

Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo berinisial Prof ER diduga melecehkan seorang wanita berusia 18 tahun yang sedang pingsan. Korban telah melaporkan kasus dugaan pelecehan ini ke Polres Palopo.

Ibu korban berinisial NM mengatakan saat itu anaknya berjualan di depan rumah toko (ruko) milik Prof ER di Kecamatan bara, Palopo pada Sabtu (31/1) siang. Namun anaknya tiba-tiba pingsan dan dievakuasi ke dalam ruko.

"Kan kemarin itu anakku kerja di kedai di depannya ruko, saat pingsan dia cuma berdua temannya di situ," kata NM kepada detikSulsel, Kamis (5/1/2026)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menuturkan saat anaknya pingsan, Prof ER baru datang ke rukonya dengan mengendarai mobil. Dosen itu kemudian membantu mengangkat korban ke dalam ruko.

"Jadi pengakuan temannya anakku, yang merekomendasikan ke ruko itu Prof sendiri, terus dia bantumi angkat ke dalam," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan anaknya sudah dalam kondisi sadar saat berada di dalam ruko namun kondisinya masih lemas. Korban pun merasakan perbuatan dosen itu yang disebut melakukan pelecehan.

"Cuma saat itu anakku belum bisa buka matanya, belum ada katanya tenaganya," ucapnya.

Menurut dia, perbuatan dosen itu merupakan tindakan pelecehan terhadap putrinya. Korban yang menyadari perbuatan dosen itu langsung bangun dan berlari keluar ruko.

"Pas sudah dia tepuk pipinya, dia bukami celananya makanya dia (korban) berusaha bangun. Pas bangun katanya dia ini Prof langsung pura-pura duduk ambilkan air, baru anakku sempat tanya namanya itu Prof sudah itu larimi keluar histeris," bebernya.

NM membantah pernyataan Prof ER yang mengatakan keponakan perempuanya berada di lokasi. Menurutnya, perempuan yang sempat berada di lokasi adalah penjaga toko yang datang setelah mendengar korban berteriak.

"Ibu penjaga toko ada memang tapi nanti pas teriak anakku baru datang, bisa semua nabilang orang di sana di CCTV-nya," tegasnya.

"Pertanyaannya juga, kalau itu penjaga toko yang perempuan ada terus di situ kenapa bukan dia yang urus kalau memang ada di situ? kenapa harus Prof?" sambungnya.

Dia menambahkan anaknya saat ini masih dirawat di RSUD Saweigading Palopo. Dia menjelaskan, anaknya mengalami trauma dan pingsan saat melaporkan kejadian tersebut di Polres Palopo.

"Itu anakku masih di RSUD Sawerigading, masih trauma. Karena pasnya saja buat laporan dia pingsan lagi di kantor polisi," ungkapnya.

Prof ER Bantah Lecehkan Korban

Sementara Prof ER membantah melakukan pelecehan terhadap wanita yang sedang pingsan di rukonya. Dia mengaku hanya berupaya menolong korban atas dasar kemanusiaan.

"Tindakan pertolongan yang saya berikan semata-mata atas dasar kemanusiaan, tidak ada niat sedikitpun ke arah dorongan nafsu atau seksual," kata Prof ER kepada detikSulsel, Selasa (3/2).

Dia mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (31/1) siang. Kejadian bermula ketika dirinya baru saja selesai membabat rumput di belakang ruko miliknya.

"Begitu saya akan membuka kunci pintu ruko saya melihat ada seorang perempuan yang pingsan di depan ruko dan ditopang oleh laki-laki (rekan kerjanya) yang membawa es kristal," ujarnya.

Dia menyebut, dirinya kemudian dipanggil oleh rekan kerja dari sang wanita itu untuk membantu mengangkatnya. Dia kemudian bergerak membantu mengangkat wanita itu masuk ke dalam rukonya.

"Saya dipanggil oleh laki-laki yang sedang menopang wanita itu untuk membantu mengangkatnya. Dalam kondisi terik matahari pinggir jalan saya melihat tidak ada tempat memberi pertolongan pertama kecuali di dalam ruko," jelasnya.

Setelah itu, wanita tersebut diangkat dan dibaringkan di sebuah tempat tidur dalam ruko. Kemudian Prof ER bersama rekan kerja wanita tersebut keluar menutup tempat jualannya.

"Dia dijaga oleh ponakan saya yang perempuan, setelah kami berdua masuk kembali melihat dan menanyakan keponakan yang menjaga 'Bagaimana?' namun tidak ada respons dari ponakan saya," bebernya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Ersya Aurelia Tetap Cinta Akting Meski Pernah Alami Trauma"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads