LPG 3 Kg di Palopo Sudah Sepekan Langka, Harga Tembus Rp 35 Ribu

LPG 3 Kg di Palopo Sudah Sepekan Langka, Harga Tembus Rp 35 Ribu

Ahmad Al Qadri - detikSulsel
Selasa, 09 Jun 2026 13:58 WIB
Warga Palopo mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kg, harga melonjak hingga Rp 35.000.
Foto: Warga Palopo mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kg. (dok. istimewa)
Palopo -

Sejumlah warga di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengeluhkan kelangkaan gas LPG subsidi pemerintah ukuran 3 kilogram dalam sepekan. Bahkan harganya mengalami kenaikan hingga Rp 35.000 di tingkat pengecer.

"Kalau di warung-warung pengecer tembus harga Rp 35.000 rupiah, bagus ji kalau naik saja, ini langkah juga," ujar warga bernama Sunarti kepada detikSulsel, Selasa (9/6/2026).

Sunarti mengatakan kelangkaan LPG telah terjadi sejak sepekan. Dia mengaku tidak tahu penyebab pasti kelangkaan LPG tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya juga tidak tahu kenapa tiba-tiba langka, sebelumnya ada terusji didapat di pangkalan harga Rp 20.000, ini sekarang tidak ada betul mi, kalau ke pangkalan ki habis semua nabilang," keluhnya.

ADVERTISEMENT

Hal senada juga diungkapkan warga bernama Nugrah (32). Dia menyebut kelangkaan tabung subsidi pemerintah itu hampir terjadi di seluruh wilayah Luwu Raya.

"Kalau buka ki Facebook bukan cuma di Palopo, di Luwu Timur dan Luwu Utara itu paling parah, harganya tembus Rp 50.000," bebernya.

Menurut Nugrah, kelangkaan dipicu banyaknya pangkalan yang membawa tabungnya ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng). Menurutnya, harga jual di Morowali memang jauh lebih tinggi.

"Bukan mi rahasia umum itu, na setiap hari kita lihat mobil pikap bawa tabung, dia bawa ke Morowali semua karena harga beli di sana jauh lebih gila," ungkapnya.

Dia pun berharap Pertamina dan aparat penegak hukum (APH) turun melakukan pemantauan distribusi LPG 3 Kg. Dia mengatakan tidak akan terjadi kelangkaan jika elpiji itu tidak dibawa ke Morowali.

"Kalau mau berhenti langkah ini LPG di Luwu Raya harus dari pihak pertamina atau migas, bersama APH turun tangan hentikan itu pendistribusian ke Morowali," tutupnya.

Sementara Devisi Communication, Relation dan CSR (Commrel) Pertamina Patraniaga Sulawesi, Okky Aditya yang dihubungi detikSulsel belum memberikan keterangan terkait kelangkaan LPG 3 Kg.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads