Pria Lansia di Parepare Ditemukan Tewas di Teras Rumah Diduga Kelelahan

Pria Lansia di Parepare Ditemukan Tewas di Teras Rumah Diduga Kelelahan

Ardiansyah - detikSulsel
Selasa, 10 Feb 2026 11:20 WIB
Proses evakuasi lansia tewas di teras rumahnya di Parepare.
Proses evakuasi lansia tewas di teras rumahnya di Parepare. Foto: (dok. istimewa)
Parepare -

Warga Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), digegerkan penemuan mayat pria lansia bernama Syarifuddin (63) yang tergeletak di teras rumah. Korban pertama kali ditemukan oleh petugas PDAM.

Korban ditemukan tewas di teras rumahnya di Jalan Kejayaan, Perumnas, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki pada Selasa (10/2) sekitar pukul 09.30 Wita. Petugas PDAM menemukan mayat pria tersebut dengan posisi telentang saat hendak mencatat meteran air.

"Kebetulan yang temukan pertama kali itu pegawai dari PDAM. Tujuannya ke sini untuk mencatat meteran air, ternyata posisi meteran itu berada di dekat mayat tersebut," ujar Kapolsek Bacukiki, AKP Bustan kepada detikSulsel, Selasa (10/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi menduga korban meninggal dunia akibat kelelahan atau faktor kesehatan setelah berkebun. Hal itu karena polisi menemukan pisang di samping jasad korban.

"Diperkirakan karena kecapekan. Kebetulan di sampingnya terdapat satu tandan buah pisang. Kemungkinan dari kebun, karena memang ada kebunnya tepat di depan rumah korban," katanya.

ADVERTISEMENT

Setelah menerima laporan warga, pihak kepolisian bergerak menuju lokasi. Polisi segera memasang garis polisi untuk memastikan area tetap steril.

"Kami segera mengamankan lokasi agar tidak disentuh oleh warga sekitar. Kami berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Bustan mengungkapkan, korban selama ini tinggal di sebuah bangunan di bagian belakang rumah saudaranya. Pihak keluarga mengaku kaget dengan penemuan ini, sebab korban masih beraktivitas seperti biasa beberapa hari sebelumnya.

"Informasi dari saudaranya, waktu hari Minggu korban masih sempat diantar mengambil mobil ke daerah Juwata," pungkasnya.




(asm/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads