Truk Antre Isi Solar di SPBU Parepare Membeludak Picu Macet 1 Km

Truk Antre Isi Solar di SPBU Parepare Membeludak Picu Macet 1 Km

Ardiansyah - detikSulsel
Selasa, 21 Apr 2026 10:20 WIB
Antrean truk di depan SPBU Parepare yang memicu kemacetan lalu lintas.
Foto: Antrean truk di depan SPBU Parepare yang memicu kemacetan lalu lintas. (Ardiansyah/detikSulsel)
Parepare -

Antrean truk yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar membeludak di SPBU Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Truk yang mengantre hingga badan jalan itu memicu kemacetan lalu lintas sepanjang 1 kilometer.

Pantauan detikSulsel di SPBU Ahmad Yani kilometer 3, Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Soreang, Selasa (21/4/2026) pukul 09.00 Wita, tampak antrean truk mengular hingga ke badan jalan. Sejumlah truk terlihat terparkir di dua sisi jalan poros Parepare-Sidrap.

Antrean truk di depan SPBU Parepare yang memicu kemacetan lalu lintas.Antrean truk di depan SPBU Parepare yang memicu kemacetan lalu lintas. Foto: (Ardiansyah/detikSulsel)

Antrean truk itu memicu kemacetan lalu lintas sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani kilometer 3 hingga kilometer 4. Kemacetan itu terjadi sepanjang 1 kilometer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah truk dan mobil terlihat terpaksa melawan arus untuk bisa melintas secara perlahan. Sementara itu, sejumlah pengendara motor memilih jalur di luar lintasan jalan untuk lolos dari jebakan macet.

Di SPBU, terlihat para truk mengantre masuk di jalur pengisian. Para petugas SPBU tampak sibuk melayani pengisian truk.

ADVERTISEMENT

Salah seorang sopir truk, Bahrun mengungkapkan kemacetan itu dipicu antrean solar. Menurutnya, antrean panjang karena solar langka dan sudah dia rasakan selama beberapa hari terakhir dalam perjalanannya.

"Kalau saya lihat ini antrean solar yang bikin macet jalan. Ini di jalan poros Trans Sulawesi arah ke Palopo dan Sengkang," ujar Bahrun kepada detikSulsel di lokasi.

Bahrun menjelaskan, kemacetan itu mulai ia jumpai sejak memulai perjalanan di hari Minggu lalu hingga Selasa ini. Menurutnya, pemandangan truk yang mengular di depan SPBU menjadi hal yang lumrah belakangan ini.

"Sudah mulai saya berangkat hari Minggu sampai sekarang ini Selasa, mulai macet (karena antrean)," tuturnya.

Meski harus menghabiskan waktu lama untuk mengantre, Bahrun mengaku hanya bisa pasrah. Dia sendiri tidak mengetahui pasti apa penyebab utama solar subsidi tersebut kembali sulit didapatkan di sepanjang jalur lintas kabupaten tersebut.

"Mau mi diapa. Terpaksa mi begini harus lama menunggu. Macet juga, tidak tahu juga apa penyebabnya ini," keluh.

Hal senada diungkapkan sopir truk, Undin yang juga sudah mengantre selama 2 jam. Dia mengatakan, kondisi truk membludak karena stok BBM solar baru tiba.

"Sudah 2 jam antre. Saya dari Parepare ji di sini di industri kecil. Mau pergi ke Barru rencananya. Ya memang ini banyak antre solar karena kemarin itu di sini habis, hari ini baru datang," ujarnya.

Sementara itu, seorang pengendara mobil travel tujuan Sidrap, Syarif mengaku sudah terjebak macet sekitar 1 jam. Dia mengatakan, kemacetan terjadi di sepanjang jalan sekitar SPBU.

"Sudah kira-kira 1 jam macet begini. Tadi itu mulai depan SMK memang sudah mulai agak padat. Tadi sempat juga lama baru bisa jalan pelan-pelan," katanya.

Menurutnya, kemacetan itu dipicu sejumlah truk yang parkir di bahu jalan. Diperparah dengan kondisi jalan yang sempit.

"Memang di sini sempit jalannya. Lalu jalan poros. Ditambah mi juga itu banyak truk parkir di jalan," katanya.

Hingga saat ini, pihak SPBU belum memberikan tanggapan terkait panjangnya antrean solar. Saat dikonfirmasi detikSulsel, petugas SPBU di lokasi menolak berkomentar.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Bareskrim Ungkap Modus Pelaku Penyalahgunaan BBM-LPG Bersubsidi"
[Gambas:Video 20detik]
(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads