Pengemis Bawa Kardus Serbu Area Salat Idul Adha di Lapangan Makkasau Parepare

Pengemis Bawa Kardus Serbu Area Salat Idul Adha di Lapangan Makkasau Parepare

Ardiansyah - detikSulsel
Rabu, 27 Mei 2026 14:04 WIB
Pengemis serbu area salat Idul Adha di Lapangan Andi Makkasau, Parepare.
Pengemis serbu area salat Idul Adha di Lapangan Andi Makkasau, Parepare. Foto: (Ardiansyah/detikSulsel)
Parepare -

Sejumlah pengemis di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), menyerbu Lapangan Andi Makkasau saat momen salat Idul Adha 1447 Hijriah. Mereka menggelar kardus di pinggir jalan saat para jemaah hendak pulang.

Pantauan detikSulsel, sejumlah pengemis terlihat duduk berjejer di trotoar Jalan Veteran, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung Rabu (27/5/2026). Mereka tampak meletakkan kardus di depan mereka masing-masing.

Tampak ada 23 pengemis yang duduk di sepanjang jalan dekat area Lapangan Andi Makkasau itu. Mereka terdiri dari wanita dewasa hingga anak-anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka terlihat menutupi wajahnya dengan sarung saat duduk di trotoar. Sementara sejumlah warga terlihat memasukkan uang ke dalam kardus itu.

Salah seorang warga bernama Amiruddin mengaku kasihan dengan para anak-anak yang harus mengemis di hari Lebaran. Dia mengaku sempat memberikan uang ke kardusnya.

ADVERTISEMENT

"Kasihan ki juga lihat karena ada anak-anak. Sempat ji tadi saya kasih ala kadarnya," ujarnya kepada detikSulsel saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, warga bernama Inna justru melihat aksi pengemis itu hal yang miris. Menurutnya, pengemis di sekitar tempat salat Idul Adha itu mengganggu ketertiban.

"Kalau kita lihat ada beberapa yang masih sehat fisiknya. Disayangkan juga karena mengemis di jalanan mengganggu ketertiban," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kadis Sosial Parepare, Andi Erwin mengatakan aktivitas mengemis itu terjadi di momen tertentu. Dia akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban.

"Kalau saya lihat fenomena ini kerap terjadi di momen-momen tertentu khususnya hari raya. Nanti dikoordinasikan dengan satpol untuk penertibannya," jelasnya.

Kemudian dia ingin melakukan pendataan kepada para pengemis itu. Jika berhasil ditertibkan, para pengemis itu akan dipulangkan dan diberi pembinaan.

"Dukcapil untuk perekaman KTP/nya untuk mengetahui domisilinya. Untuk selanjutnya dinsos yang menangani terkait pemulangan dan pembinaannya," pungkasnya.




(asm/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads