Petugas Damkar Parepare Disengat Tawon di Lapangan Andi Makkasau

Petugas Damkar Parepare Disengat Tawon di Lapangan Andi Makkasau

Ardiansyah - detikSulsel
Senin, 06 Jul 2026 20:30 WIB
Petugas Damkar Parepare disengat tawon saat evakuasi sarang besar di Lapangan Andi Makkasau.
Petugas Damkar Parepare disengat tawon saat evakuasi sarang besar di Lapangan Andi Makkasau. Foto: dok istimewa
Parepare -

Seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), disengat tawon di Lapangan Andi Makkasau. Insiden itu terjadi saat petugas tengah mengevakuasi sarang tawon berukuran besar.

"Adapun juga itu tawon tadi sempat menyerang di bagian pipi kalau tidak salah tadi itu," ujar personel Damkar Parepare, Saharuddin kepada detikSulsel, Senin (6/7/2026).

Peristiwa itu terjadi di area Lapangan Andi Makkasau, Jalan Karaeng Burane, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Senin (6/7). Petugas awalnya hendak mengevakuasi sarang tawon yang membuat warga resah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saharuddin memastikan petuga di lapangan berhasil mengatasi serangan tawon tersebut. Petugas kemudian melanjutkan misi mengevakuasi sarang tawon dari atas pohon di area lapangan.

"Proses evakuasi sarang tawon alhamdulillah tidak ada kendala, berjalan dengan lancar karena kita memakai alat yang sudah kita rancang sebelumnya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Dalam proses evakuasi itu, Damkar Parepare mengerahkan dua unit armada mobil penembak. Hal ini dilakukan karena sarang tawon yang menjadi target cukup besar.

"Proses evakuasi itu kita memakai mobil penembak 935 dengan mobil unit, eh dua mobil penembak. Karena tawonnya ini agak-agak besar," jelas Saharuddin.

Petugas kemudian membasmi kawanan tawon tersebut menggunakan cairan khusus. Mereka menyemprotkan air sabun melalui tangki mobil penembak ke arah batang pohon.

"Disemprot pakai air sabun melalui mobil penembak," imbuhnya.

Keberadaan sarang tawon tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan warga. Apalagi lapangan tersebut menjadi lokasi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) untuk latihan.

"Karena kalau tidak dievakuasi mengakibatkan bahaya karena ini tempat di lapangan itu ramai. Oh iya, pusat kegiatan olahraga," pungkasnya.




(hsr/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads