Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama Paket 4 Multiyears Project (MYP) Rehabilitasi Daerah Irigasi tahun anggaran 2026-2027 di Kabupaten Luwu Utara. Langkah ini untuk mendongkrak produktivitas pertanian di wilayah Luwu Raya.
Groundbreaking proyek pembangunan irigasi dipusatkan di Kecamatan Masamba, Luwu Utara, Senin (27/4/2026). Langkah ini menjadi komitmen Pemprov Sulsel dalam memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur daerah irigasi.
"Alhamdulillah, hari ini kita melakukan groundbreaking Paket 4 MYP Rehabilitasi Daerah Irigasi. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memudahkan para petani serta mendukung swasembada pangan nasional," ujar Andi Sudirman dalam keterangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prosesi groundbreaking atau peletakan batu pertama turut dihadiri Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim. Selain itu adapula unsur Forkopimda Luwu Utara, tokoh masyarakat serta para petani di wilayah tersebut.
Program strategis ini memiliki nilai anggaran Rp 780 miliar yang Rp 120 miliar di antaranya khusus mengakomodir daerah Luwu Raya untuk peningkatan jaringan 13 ribu hektare. Hal ini menjadi upaya Pemprov Sulsel dalam meningkatkan kemantapan rehabilitasi serta pemeliharaan jaringan irigasi di berbagai wilayah.
Sementara khusus di Luwu Utara, program ini ditargetkan mampu menjangkau sekitar 6.400 hektare lahan persawahan yang akan terintegrasi dengan sistem irigasi yang lebih baik setelah proyek rampung.
Tak hanya itu, program rehabilitasi irigasi ini juga mencakup sejumlah daerah lain di wilayah utara Sulsel, yakni Kabupaten Enrekang, Toraja Utara, Luwu, Luwu Utara, serta Luwu Timur, dengan total penanganan sebanyak 8 daerah irigasi.
Adapun 8 daerah irigasi yang mendapat penanganan rehabilitasi pembangunan di antaranya, daerah irigasi Tallung Ura, Balombong, Makawa, Lengkong Pini, Bungadidi, Kuri-kuri Kasambi, Tubu Ampak dan Angkona.
Andi Sudirman pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan agar pelaksanaan proyek ini berjalan lancar, tepat Waktu. Dia berharap pembangunan irigasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.
"Kami berharap seluruh proses pengerjaan dapat berjalan sesuai rencana dan hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," jelas Andi Sudirman.
(sar/ata)










































