Sulsel Jadi Tuan Rumah HKG PKK-HUT Dekranas 2026, Momentum Perkuat Ekonomi

Sulsel Jadi Tuan Rumah HKG PKK-HUT Dekranas 2026, Momentum Perkuat Ekonomi

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Jumat, 26 Jun 2026 16:15 WIB
Ketua TP PKK Sulsel sekaligus Ketua Dekranasda Sulsel Naoemi Octarina Sudirman (paling kanan) saat berfoto bersama Ketua Dekranas Selvi Ananda Putri.
Foto: Ketua TP PKK Sulsel sekaligus Ketua Dekranasda Sulsel Naoemi Octarina Sudirman (paling kanan) saat berfoto bersama Ketua Dekranas Selvi Ananda Putri. (dok. Istimewa)
Makassar -

Sulawesi Selatan (Sulsel) bakal menjadi tuan rumah perayaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46 tahun 2026. Kegiatan itu akan dijadikan sebagai ajang promosi wastra, UMKM dan pariwisata unggulan di Sulsel.

Penyelenggaraan HKG PKK ke-54 dan HUT Dekranas ke-46 akan berlangsung di Makassar pada 9-12 Juli 2026. Kegiatan ini diproyeksikan menjadi pengungkit ekonomi Sulsel melalui peningkatan aktivitas UMKM, sektor jasa, hingga promosi wastra dan pariwisata daerah.

"Kami berharap Sulawesi Selatan tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga memperoleh manfaat nyata dari sisi ekonomi, sosial, budaya, dan promosi potensi daerah, khususnya produk kriya dan wastra unggulan," kata Ketua Panitia Harian 46 Tahun Dekranas, Sukarniaty Kondolele dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sukarniaty menjelaskan, acara ini akan memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat perdagangan, budaya, dan penyelenggaraan event nasional di kawasan Timur Indonesia. Sekitar 5.000 peserta dari berbagai provinsi akan mendorong aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Sektor UMKM, perhotelan, kuliner, transportasi, pusat oleh-oleh, hingga penyedia jasa penyelenggaraan acara digadang-gadang menjadi penerima manfaat langsung selama kegiatan berlangsung.

ADVERTISEMENT

"Peserta diperkirakan berada di Makassar selama empat hingga lima hari. Perputaran ekonomi bukan hanya terjadi saat acara berlangsung, tetapi juga sejak tahap persiapan hingga setelah kegiatan berakhir," ujarnya.

Ajang nasional ini juga diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, perajin, dan masyarakat. Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia yang berlangsung pada 9-12 Juli 2026 akan menjadi pengungkit transaksi sekaligus memperluas jejaring pemasaran produk lokal.

Selain membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM, pameran tersebut dinilai berpotensi melahirkan kemitraan bisnis antardaerah serta memperkuat jaringan distribusi produk unggulan daerah.

"Harapan kami, pelaku UMKM dapat memperluas pasar, membangun kemitraan dengan daerah lain, meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperkuat daya saing agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global," kata Sukarniaty.

Sukarniaty menuturkan, HUT Dekranas ke-46 mengusung tema, 'Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia'. Tema ini sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas, inovasi, dan daya saing karya para perajin di Sulsel.

Dia melanjutkan, Sulsel memiliki beragam produk unggulan yang layak diperkenalkan kepada ribuan tamu dari seluruh Indonesia. Produk itu mulai dari sutra khas Sulsel, tenun Rongkong, kain Tope, kain Kajang, hingga berbagai produk kriya seperti ukiran dan kerajinan marmer.

"Kami ingin memperkenalkan bahwa Sulawesi Selatan bukan hanya dikenal karena sutranya, tetapi juga memiliki beragam wastra dan produk kriya berkualitas yang mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional," ujarnya.

Selain menjadi ajang promosi produk unggulan, kegiatan ini juga diharapkan memperluas jejaring pemasaran sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk-produk unggulan Sulsel. Selain itu menjadi momentum memperkenalkan destinasi wisata.

"Meski berada di Kawasan Timur Indonesia, kami ingin menunjukkan bahwa Sulawesi Selatan siap menjadi tuan rumah berbagai agenda nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai pusat perdagangan, budaya, pariwisata, serta tujuan penyelenggaraan industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Indonesia," jelas Sukarniaty.

Penyelenggaraan HKG PKK ke-54 dan HUT Dekranas ke-46 diharapkan semakin memperkuat branding Sulsel sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai agenda nasional maupun internasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif berbasis potensi lokal. Sulsel yang menjadi tuan rumah merupakan sebuah kehormatan.

"Kami ingin kesempatan ini menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi daerah, promosi potensi lokal, pemberdayaan UMKM, dan peningkatan daya saing Sulawesi Selatan. Harapannya, dampak kegiatan ini dapat terus dirasakan bahkan setelah seluruh rangkaian acara berakhir," pungkasnya.




(sar/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads