Kronologi Kecelakaan Beruntun 3 Mobil di Poros Bone-Wajo Dipicu Pikap Oleng

Kronologi Kecelakaan Beruntun 3 Mobil di Poros Bone-Wajo Dipicu Pikap Oleng

Abadi Tamrin - detikSulsel
Minggu, 24 Mei 2026 13:30 WIB
Kecelakaan beruntun 3 kendaraan di Jalan Poros Bone-Wajo.
Foto: Kecelakaan beruntun 3 kendaraan di Jalan Poros Bone-Wajo. (Dok. Istimewa)
Bone -

Polisi menjelaskan kecelakaan beruntun 3 kendaraan di Jalan Poros Bone-Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kecelakaan berawal ketika mobil pikap melaju dengan kecepatan tinggi tiba-tiba oleng hingga menabrak kendaraan lainnya.

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil pikap Daihatsu Grand Max warna putih, mobil Daihatsu Sigra warna abu-abu, dan dump truck Mitsubishi Fuso warna oranye. Kecelakaan itu terjadi Jalan Poros Bone-Wajo, tepatnya di Dusun Makkita, Desa Sijelling, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone pada Sabtu (23/5) sekitar pukul 13.00 Wita.

Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra mengatakan kecelakaan bermula dari mobil Grand Max yang dikemudikan E (27), melaju dari arah selatan ke utara. Mobil pikap itu diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengemudi Grand Max hendak mendahului kendaraan temannya yang berada di depan," kata Rayendra dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).

Namun, pada saat bersamaan muncul mobil Daihatsu Sigra yang dikemudikan S (42) dari awah berlawanan. Akibatnya benturan kedua kendaraan terjadi.

ADVERTISEMENT

"Setelah bersenggolan dengan mobil Sigra, Grand Max kehilangan kendali dan oleng ke kanan," terangnya.

Mobil pikap yang masuk ke jalur berlawanan kembali menabrak dump truck Mitsubishi Fuso yang dikemudikan N (51). Benturan keras menyebabkan bagian depan mobil pikap ringsek hingga sopirnya terjepit.

"Tidak ada yang meninggal, namun sopir mobil pikap sementara dirawat di RSUD Tenriawaru," ujar Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama kepada detikSulsel, Sabtu (23/5).

Riyanda mengatakan berdasarkan laporan awal di lapangan, kecelakaan diduga terjadi akibat kelalaian pengemudi mobil pikap yang bergerak dari arah Kota Watampone menuju Wajo. Akibat kecelakaan tersebut ketiga kendaraan mengalami kerusakan.

"Paling parah mobil pikap karena ringsek bagian depan dan sopirnya terjepit di antara mobil truk. Beruntung sopir itu hanya mengalami luka-luka, dan dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Mobil pikap mengalami kerusakan parah dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Sementara mobil Sigra mengalami kerusakan pada kaca spion, kaca samping, velg depan kanan, serta ban dengan kerugian sekitar Rp 15 juta.

Sedangkan dump truck mengalami kerusakan pada kaca depan, lampu depan sebelah kiri, dan bamper depan dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 35 juta.




(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads